Minggu, 21 Jun 2026 05:40 WIB

Serunya Nyusuk Iwak, Tradisi Menangkap Ikan Sepuasnya di Lamongan

Ratusan warga mengikuti Nyusuk Iwak di waduk Desa Darmolemahbang, Kecamatan Sarirejo. (Foto-foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ratusan warga mengikuti Nyusuk Iwak di waduk Desa Darmolemahbang, Kecamatan Sarirejo. (Foto-foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebagian orang mungkin asing mendengar kata 'Nyusuk Iwak'. Namun di Kabupaten Lamongan, tradisi mencari ikan secara massal itu merupakan agenda yang dinanti-nanti.

Di desa Darmolemahbang, Kecamatan Sarirejo, misalnya. Desa ini rutin menggelar Nyusuk Iwak di waduk setempat. Tampak ratusan warga tumplek blek di waduk untuk menangkap ikan beramai-ramai, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kegiatan tahunan, biasanya nggak hanya warga desa setempat tapi juga luar desa dalam Kecamatan, mungkin kurang lebih diikuti 200 orang tahun ini," kata pemuda Desa Darmolemahbang, Aang Hunaifi.

Setiap tahunya, kata Aang, warga antusias mengikuti Nyusuk Iwak, meski harus membayar Rp50 ribu. Apalagi, ikan di waduk itu terkenal berukuran besar dan melimpah.

"Selain jumlah melimpah, ukurannya juga tergolong besar, dengan jenis ikan dari mulai Bandeng, Mujair, Sombro dan beragam jenis ikan air tawar lainya," jelasnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Agenda tahunan Nyusuk Iwak diikuti ratusan warga Lamongan.Agenda tahunan Nyusuk Iwak diikuti ratusan warga Lamongan.

Dari pantauan jatimnow.com, warga berlomba-lomba menangkap ikan di waduk yang telah surut. Tak sedikit yang menangkap ikan dengan tangan kosong. Sementara lainnya memanfaatkan sesek atau anyaman bambu.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Tampak wajah ceria para warga yang berhasil mendapatkan ikan berukuran sebesar lengan tangan orang dewasa.

"Jadi orang-orang yang Nyusuk iwak itu langsung terjun ke waduk yang telah surut. Jadi nggak ada batasan sebanyak-banyaknya boleh ambil," terangnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.