Jumat, 19 Jun 2026 03:34 WIB

Penjual Nasi Bebek Digerebek Polisi, Ternyata 4 Tahun Nyambi Jualan Sabu

Tersangka diamankan polisi. (Foto: Polrestabes Surabaya)
Tersangka diamankan polisi. (Foto: Polrestabes Surabaya)

jatimnow.com - Warung nasi bebek di Jalan Kaliasin Gang Pompa, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, tiba-tiba geger. Pasalnya, tempat tersebut digerebek polisi terkait peredaran sabu.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial AS (41) yang merupakan pemilik warung tersebut.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil menyita 28 plastik klip yang berisi sabu dengan berat total 18,12 gram, 1 box perlengkapan pengemasan, timbangan elektrik, dan sebuah handphone.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, penangkapan terhadap pengedar sabu itu dilakukan setelah ia dan timnya mendapatkan informasi masyarakat.

"Kami sergap pelaku saat menunggu pelanggannya di dekat gang sekitar tempat tinggalnya. Pelaku ini merupakan target operasi kami," ungkap Daniel, Rabu (5/10/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Daniel, tersangka AS ini merupakan pengedar Narkoba yang cukup rapi dalam menjalankan bisnis terlarangnya itu. Pasalnya dari interogasi, bahwa bisnisnya tersebut telah dijalankannya sejak empat tahun lamanya.

"Perbuatan tersangka AS ini sudah sering dilakukan kurang lebih 8 kali kulakan dalam kurun waktu 4 tahun. Bisnis itu dijalankan sembari jualan nasi bebek," beber lulusan Akpol tahun 2004 ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, tersangka mengaku barang haram tersebut disuplai oleh seorang pria berinisial KAK RI (DPO) di Pasar Petemon Bangkalan Madura.

"Saya dapatkan secara membeli seharga Rp3,4 juta dengan dengan maksud untuk dijual kembali dengan harga dan jumlah timbangan yang bervariasi," tegasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.