Sabtu, 20 Jun 2026 10:45 WIB

Giatnya Syarful Mudawam, Pemain Persela yang Tetap Berlatih di Tengah Libur Tim

Syarful Mudawam saat menjalani latihan bersama Persela Lamongan sebelum manajemen meliburkan pemain (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Syarful Mudawam saat menjalani latihan bersama Persela Lamongan sebelum manajemen meliburkan pemain (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bek Persela Lamongan Syarful Mudawan tetap berlatih meski menejemen memutuskan untuk meliburkan pemain pascakompetisi Liga 2 dihentikan menyusul tragedi Kanjuruhan.

Pesepakbola asal Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan itu tetap rajin berlatih secara individu untuk menjaga kebugaran fisik.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Misalnya latihan 45 menit. Biasanya 30 menit saya jogging, terus 15 menit latihan dengan bola, bisa juggling atau dribbling," ungkap Syarful, Kamis (13/10/2022).

Sejumlah menu latihan pun masih tetap menjadi santapan wajib bagi pesepakbola berusia 19 tahun yang baru musim ini mendapat kesempatan promosi ke tim utama Persela tersebut.

Setelah melahap menu latihan, pemuda yang akrab disapa Aam itu biasanya mengisi waktu luangnya dengan bermain PlayStation di rumah.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Terus kalau sore main voli dan badminton sama teman-teman," tuturnya.

Sementara Manajer Persela Lamongan, Fariz Julinar Maurisal menyebut, untuk saat ini pihaknya belum menentukan kapan bakal kembali latihan.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Dengan demikian, Aam dan seluruh skuat Laskar Joko Tingkir masih tetap latihan secara individu agar kondisi fisiknya tetap terjaga.

"Rencananya Senin depan kita baru koordinasi sama tim pelatih untuk membahas soal rencana latihan," ujar Fariz.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.