Selasa, 16 Jun 2026 01:07 WIB

Wakil Ketua DPRD Jatim Tanggapi Wacana Pilkada Tak Langsung: Dipertimbangkan

Ketua DPD Partai Gerindra Jatim sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad saat ditemui (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua DPD Partai Gerindra Jatim sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Anwar Sadad saat ditemui (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Wacana pengembalian pemilihan kepala daerah (Pilkada) dengan mekanisme tidak langsung atau dipilih melalui DPRD, tengah hangat. Hal itu setelah pimpinan MPR bertemu dengan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Jakarta, pada Senin (10/10/2022) kemarin.

Pertemuan antara MPR dan Watimpres itu membahas tentang perlunya kajian ulang terhadap sistem demokrasi Indonesia. Karena, dalam beberapa tahun terakhir demokrasi yang diterapkan justru berdampak pada peningkatan korupsi utamanya yang melibatkan kepala daerah.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Wacana ini mendapat tanggapan dari Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad yang sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Timur.

Menurut dia, pelaksanaan Pilkada telah diatur dalam undang-undang. Sehingga, bergulirnya wacana ini disebutkan membutuhkan kajian mendalam atau komprehensif.

"Kalau itu dirasa perlu dipertimbangkan ulang, tentu butuh kajian serius," ujar Gus Sadad sapaan akrabnya, Selasa (11/10/2022).

Menurutnya Pilkada langsung ia ibaratkan seperti pisau bermata dua. Satu sisi merupakan implementasi kehidupan demokrasi, yang setiap rakyat memiliki hak dan kedudukan sama dalam memilih dan dipilih.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Namun, beberapa evaluasi memang diperlukan untuk semakin memperbaiki kehidupan demokrasi. Sementara kekhawatiran mengenai political high cost, money politic dan sebagainya juga perlu penegasan secara regulasi dan penerapan. Harapannya, hal tersebut dapat mewujudkan pelaksanaan demokrasi yang esensial.

Sehingga, lanjut Gus Sadad, kajian mendalam ia nilai sangatlah penting. Termasuk dalam gilirannya nanti apakah benar bahwa kepala daerah yang terlibat korupsi disebabkan mekanisme pelaksanaan pilkada langsung.

"Karena kompleks tentu butuh kajian yang mendalam," terangnya menambahkan.

Baca Juga: DPRD Jatim Temukan Penyebab Utama Longsor di Jalur Ponorogo-Pacitan

Keluarga Ponpes Sidogiri itu juga menegaskan, pelaksanaan Pilkada butuh dievaluasi, Sadad berpendapat untuk pemilihan setingkat bupati/wali kota perlu tetap dilakukan secara langsung artinya dipilih oleh rakyat. Sementara untuk setingkat gubernur, jika ingin diberlakukan Pilkada tidak langsung bisa dipertimbangkan lebih lanjut.

Karena, untuk pemimpin di tingkat kabupaten/kota memiliki kewenangan penuh pada rakyat di wilayahnya. Sementara Gubernur lebih kepada wakil pemerintah pusat di daerah dan sebagai kepala daerah.

"Kalau perlu saya kira bisa diberlakukan untuk yang provinsi dikembalikan lagi ke DPRD. Toh, DPRD adalah lembaga yang representatif dan tidak melanggar konstitusional," jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.