Rabu, 17 Jun 2026 22:57 WIB

Kisah WNA Belanda Kepincut Wanita Penjual Jus yang Kenal di Facebook

Sjef WNA asal Belanda seusai melantunkan dua kalimat syahadat di Dusun Dengok, Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan.(Foto: Warga setempat for jatimnow.com)
Sjef WNA asal Belanda seusai melantunkan dua kalimat syahadat di Dusun Dengok, Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan.(Foto: Warga setempat for jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejatinya tak siapa pun mampu mengetahui kuasa Ilahi. Hal itu tampak dari kisah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda Johannes Wilhemus Jacobus Sjef Van De Pol.

Bermula dari perkenalan di Facebook, Sjef nama panggilan WNA asal Belanda itu memberanikan diri untuk menemui wanita idamannya yang ternyata seorang penjual es jus asal Kecamatan Paciran, Lamongan, bernama Uswatun Khasanah.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Pertemuan singkat membuat keduanya nyaman dan yakin satu sama lain. Hal itu pula yang membuat Sjef memilih wanita Lamongan ini sebagai tambatan hatinya.

Pertemanan jarak jauh yang terjalin itu ternyata membawa hidayah. Sjef yang mantap memutuskan mualaf setelah memiliki ketertarikan terhadap Islam. Selain itu, Uswa merupakan seorang muslim yang taat.

Sjef resmi beragama Islam setelah membaca dua kalimat syahadat yang dipandu jajaran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Dengok Paciran, yakni Rais Syuriah Sihabul Millah, M.Pd.I, Ketua Tanfidz M. Ali Nafsin, dan sejumlah pengurus lainnya, Sabtu (8/10/2022) malam.

Untuk berkomunikasi, Sjef dibantu Iwanul Hanif salah seorang guru Bahasa Inggris di ponpes desa setempat yang kini menjadi teman dekat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Iya, Sjef datang ke Paciran dan akhirnya bertemu dengan saya. Ia mengutarakan tentang ketertarikannya dengan Islam. Ia mengaku ingin menjadi mualaf sejak dahulu," ungkap Iwan, Senin (10/10/2022).

Diceritakan Iwan, Sjef memperdalam Ilmu agama selama 5 hari lewat perantara dirinya. Dasar-dasar wawasan Ke-Islaman pun diajarkan.

"Sekitar 5 hari yang lalu, ia benar-benar mempelajari tentang Islam. Kemudian saya menyarankan untuk sama-sama diikrarkan di depan orang banyak," sambungnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Rupanya, menurut Iwan, keinginan Sjef untuk memeluk agama Islam muncul pada sekitar 2019-2020. Dan keinginannya makin bulan saat bertemu Uswatun.

"Setelah menjadi seorang Muslim sama seperti syarat yang diminta wanita idamannya, Sjef dalam waktu dekat akan menyunting Uswatun Khasanah," ujarnya.

Menurut info yang diterima, Sjef yang merupakan pria kelahiran 1979 bertempat tinggal di Julianastraat 645401HG Uden, Belanda. Ia sebelumnya pemeluk agama Kristen Katolik.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.