Rabu, 10 Jun 2026 08:15 WIB

Budidaya Cacing Afrika, Siswa SMP Ini Raup Banyak Cuan

Aurellia Putri Astadewi sedang menjukkan hasil olahan cacing Afrika. (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Aurellia Putri Astadewi sedang menjukkan hasil olahan cacing Afrika. (Foto-foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bagi masyarakat umum beternak atau budidaya, mayoritas memilih binatang jenis unggas ataupun hewan mamalia seperti kambing, ayam, sapi dan kerbau.

Namun beda halnya bagi seorang siswi asal SMPN 6 Surabaya bernama Aurellia Putri Astadewi ini. Dia memiliki hobi budidaya yang tidak biasa, namun bisa meraup cuan, yakni budidaya cacing asal afrika.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Siswi kelas IX ini membudidayakan cacing tanah jenis african night crawler (ANC) dengan alat sederhana di halaman rumahnya yang berada di Perumahan Griyo Mapan Sentosa Utara IVA Blok BH no. 21, Sidoarjo itu.

"Awalnya cacing ini saya dapatkan dari teman ayah di Malang yang juga peternak cacing ANC. Tahun lalu kan saya budidaya tanaman selasih dan saya tertantang untuk budidaya cacing karena ingin sesuatu yang beda," ujar Aurelia kepada jatimnow.com, Jumat (7/10/2022).

Cara budidaya cacing yang berasal dari daratan tropis Afrika ini, cukuplah mudah karena cara hidup cacing yang berkumpul atau koloni itu ditempatkan di dalam wadah yang terbuat dari kayu berbentuk persegi.

"Untuk penunjang proses pengembangbiakan, wadah tersebut diisi tanah dicampur limbah gula aren dan disiram air secara berkala agar tetap lembab," jelas putri pertama dari pasangan Dwi Puji Asdianto dan Deasy Roswita Rachmawati asal Sidoarjo ini.

Sementara untuk pakan, cacing yang bentuknya dua kali lipat lebih besar dari pada cacing tanah pada umumnya ini, menggemari limbah sayur dan buah buahan yang hampir busuk.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

"Memang pakannya itu buah dan sayu yang hampir busuk, kalau buah atau sayur yang masih segar malah susah mencernanya. Pakannya ini kita bekerja sama dengan pedagang sayur yang ada di Pasar Mangga Dua dan hotel di Surabaya," kata anak pertama dari dua bersaudara itu.

Kegiatan budidaya yang telah ditekuninya sejak awal Februari 2022 itu, dengan berbekal 1 kilogram bibit cacing ANC kini Aurel meraup cuan dengan memanen puluhan kilogram ANC dan pupuk kompos kotoran cacing tersebut.

Mulai budidaya kalau dirata-rata tiap bulan, Aurellia mampu menghasilkan sekitar 60 kilogram cacing ANC untuk dikeringkan dengan penyusutan jadi 15 kilogram. Cacing kering ini dikhususkan untuk pakan ternak dan hewan peliharaan.

"Saya jual melalui bazar UMKM dan melalui tempat pakan burung dengan kemasan per 250 gramnya Rp20 ribu. Khasiatnya cacing kering ini jika dibuat pakan peliharaan maka tinggi protein dan untuk pakan hewan ternak bisa cepat bertelur," bebernya.

Tak cukup di situ, keuntungan budidaya cacing ANC ini juga melalui kotoran cacing yang cocok sebagai pupuk kompos, yang berkhasiat menyuburkan tanaman mempercepat pertumbuhan bunga maupun buah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sedangkan untuk pupuk kompos yang dihasilkan per bulannya sebanyak 20 hingga 25 kilogram. Jika ditotal mulai budidaya sampai saat ini sudah 200 kilogram. Dan dijual melalui penjual bunga dari kemasan 1 kg hingga 5 kg, dengan harga perkilogram Rp10 ribu," bebernya.

Dengan berbekal belajar dari hasil riset yang dibacanya, usaha yang ditekuni Aurellia tak berhenti. Gadis berjilbab ini berencana mengolah serbuk cacing ANC menjadi bahan dasar kosmetik.

"Sekarang masih uji lab, saya juga berencana kalau uji lab sudah selesai saya mau bikin masker berbahan dasar cacing ANC semoga produk ini bisa diproduksi secara massal melalui pasar UMKM," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.