Sabtu, 20 Jun 2026 22:09 WIB

HUT ke-77 TNI

Bangganya Khofifah dengan Bhakti TNI: Cegah Stunting hingga Penguatan UMKM Jatim

Bakti TNI untuk Jatim Bangkit yang digelar Kodam V Brawijaya (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Bakti TNI untuk Jatim Bangkit yang digelar Kodam V Brawijaya (Foto-foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi dan berterimakasih atas langkah Kodam V Brawijaya yang menggelar kegiatan Bakti TNI untuk Jatim Bangkit dalam rangka memperingati HUT ke-77 TNI, Senin (3/10/2022).

Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan suntik vaksin booster gratis, pembagian zakat produktif, layanan kesehatan gratis hingga upaya pencegahan stunting di Jatim.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Menurut Khofifah, langkah TNI ini menjadi upaya dan sinergi yang luar biasa dalam mewujudkan Jatim Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.

"Bakti TNI untuk Jatim Bangkit ini adalah salah satu langkah konkrit pengabdian TNI kepada masyarakat, mewujudkan Jatim Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat," ungkap Khofifah di Balai Kartika Kodam V Brawijaya, Surabaya.

Khofifah menyambut baik kegiatan Bakti TNI ini, karena juga turut melibatkan BKKBN dalam upaya mempercepat penurunan kasus stunting di Jatim. Menurutnya, banyak masyarakat yang perlu diedukasi mengenai apa itu stunting, dan bagaimana cara mencegah agar anak-anak tidak menjadi stunting.

Dia menyebut, saat ini stunting di Jatim berada diangka 23 % atau lebih rendah daripada angka stunting nasional yang mencapai 24,5 %. Namun demikian Jatim terus bekerja keras mencapai target penurunan stunting yang ditetapkan presiden, yaitu 14% di Tahun 2024.

Bakti TNI untuk Jatim Bangkit yang digelar Kodam V BrawijayaBakti TNI untuk Jatim Bangkit yang digelar Kodam V Brawijaya

"Saya optimis dengan sinergi dan kolaborasi yang terbangun dengan baik ini, Jatim bisa mencapai target tersebut. Bersama TNI dan BKKBN akan menjadi kekuatan untuk bersama sama untuk melakukan aksi dan intervensi rill dalam upaya menurunkan angka stunting," imbuhnya.

Kebanggaan yang sama juga diungkapkan Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo. Dia menyambut baik Bakti TNI yang menggelar berbagai kegiatan mulai bakti sosial hingga pemberian edukasi pencegahan stunting melibatkan BKKBN Provinsi Jatim.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Menurutnya, permasalahan stunting harus dipahami secara menyeluruh dan dilakukan oleh seluruh unsur stakeholder di daerah. Salah satu cara menurunkan angka stunting yakni mencegah lahirnya kasus stunting-stunting baru yang bisa diantisipasi sejak dini, dimulai dari pra nikah, hamil, sampai 1000 hari pertama kelahiran.

"Mengatasi stunting tidak cukup melalui pemberian ASI eksklusif, tetapi harus dimulai dari kondisi pranikah, selama hamil, setelah melahirkan, sampai 1000 hari pertama," ungkap dia.

Hasto juga mengapresiasi langkah Pemprov Jatim dalam menurunkan angka stunting yang saat ini berada di angka 23 persen, di bawah angka stunting nasional.

"Terima kasih kepada Ibu Gubernur. Kita optimis penurunan angka stunting bisa tercapai sesuai dengan arahan Bapak Presiden yang menginginkan penurunan stunting di angka 14 persen di Tahun 2024," harapnya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Bakti TNI untuk Jatim Bangkit yang digelar Kodam V BrawijayaBakti TNI untuk Jatim Bangkit yang digelar Kodam V Brawijaya

Sementara dalam laporannya, Kasgartap III Brigjen TNI (Mar) Much Sulchan menyebut bahwa kegiatan Bakti TNI untuk Jatim Bangkit ini dimaksudkan untuk memeriahkan HUT ke-77 TNI.

Pada Bakti TNI tahun ini, Kodam V Brawijaya melaksanakan berbagai kegiatan, yaitu baksos, donor darah dan vaksinasi yang merupakan wujud kepedulian dan peran nyata TNI dalam mendukung program kemanusiaan di tengah masyarakat.

"TNI akan senantiasa membantu dan hadir di tengah tengah rakyat mewujudkan kesejahteraan. Bersama Rakyat TNI Kuat," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.