Jumat, 19 Jun 2026 11:38 WIB

Hujan Angin dan Petir Berpotensi Terjadi di Jatim hingga 6 Oktober 2022

Rumah warga di Pamekasan rusak akibat hujan angin (Foto: BPBD Pamekasan)
Rumah warga di Pamekasan rusak akibat hujan angin (Foto: BPBD Pamekasan)

jatimnow.com - Angin kencang tepantau terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur, mulai Surabaya hingga Madura.

Kepala Kelompok Seksi Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto menjelaskan, saat ini Jawa Timur telah masuk pada musim peralihan yang disebut fase pancaroba. Fase ini terjadi mulai akhir September hingga Oktober 2022.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

"Memang sifatnya lebih banyak hujannya dan potensi petir cukup tinggi," ujar Ady kepada jatimnow.com, Senin (3/10/2022).

Ady menerangkan, angin kencang itu disebabkan konfergensi pertemuan angin dari utara dan selatan katulistiwa.

"Konfergensi itu pertemuan angin dari utara katulistiwa dan selatan katulistiwa. Dan daerah ketemu itu konfergensinya ada di sekitar Perairan Jawa. Makanya akhir September hingga awal Oktober ini hujannya cukup intens di Jawa Timur, khususnya Surabaya," terang Ady.

"Ditambah lagi fenomena LaNina lemah. Nah Lanina ini juga yang menyebabkan atmosfer di udara Jawa Timur basah," tambah dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dia juga memprediksi, cuaca akan tidak menentu sampai 6 Oktiber 2022, dengan intensitas hujan ringan hingga lebat ditambah petir. Wilayah-wilayah yang berpotensi ialah Jawa Timur bagian tengah karena berdekatan dengan Laut Jawa.

"Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan, Bangkalan, Gresik," bebernya.

Bagi warga yang berteduh saat hujan, dia menyarankan untuk menghindari pohon dan baliho. Karena dikhawatirkan angin kencang menerjang.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

"Karena ketika awan CB (cumulonimbus), dia mengandung angin yang cukup kencang. Lebih baik menghindar berteduh di bangunan yang kokoh, menghindari pohon yang roboh dan sambaran petir," katanya.

Begitu pula bagi para nelayan yang akan melaut untuk mempertimbangkan aktivitasnya saat awan gelap terjadi. Karena berpotensi gelombang tinggi setiap saat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.