Rabu, 17 Jun 2026 18:52 WIB

Sakit Paru-Paru, Pemulung Naik Haji Asal Probolinggo Gagal Berangkat

Miskat saat menggunakan alat bantu pernafasan.
Miskat saat menggunakan alat bantu pernafasan.

jatimnow.com — Miskat, Calon Jemaah Haji (CJH) yang berprofesi sebagai pemulung menurut jadwal Kamis (26/7/2018) malam harusnya take off dari bandara Juanda menuju ke tanah Suci Mekkah.

Namun sayangnya, rencana itu gagal lantaran untuk sementara jadwalnya harus diundur hingga menunggu kesehatannya membaik.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Sebab, pria berusia 70 tahun asal Desa Alas Tengah, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo itu harus dirujuk ke RSU Haji Surabaya, untuk mendapatkan perawatan karena penyakit paru-paru yang dideritanya.

"Setelah kemarin dirujuk, saat ini Pak Miskat masih dalam perawatan. Pihak rumah sakit juga telah mengeluarkan surat rekomendasi kepada PPIH agar menunda keberangkatan Miskat, sampai kondisi kesehatannya membaik dan layak terbang bersama Kloter lain," terang Dokter Zainul Muqorobin Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya saat dikonfirmasi.

Markus Kasubbag Informasi Humas Kanwil Kemenag Jatim mengatakan, Miskat merupakan petarung tangguh. Dengan profesi semacam itu bisa mewujudkan tekat untuk menunaikan ibadah haji.

Baca juga: Kisah Miskat, Pemulung Naik Haji Asal Probolinggo

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

"Semoga pak Miskat segera pulih dan sehat kembali. Semoga bisa berangkat bersama kloter selanjutnya," katanya.

Untuk diketahui, kegiatan Miskat setiap hari mencari nafkah dengan mencari kardus, botol serta barang barang bekas lain. Berbekal ronjot dan sepeda tuanya, berkeliling lima desa dari pagi hingga sore.

Meski dengan penghasilan tak menentu yang didapatkan dari hasil memulung, duda cerai dua anak ini dengan istikomah menyisihkan Rp 10.000 tiap harinya.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.