Selasa, 23 Jun 2026 13:38 WIB

Kesaksian Korban Selamat Kerusuhan di Kanjuruhan: Saya Lihat yang Meninggal

Dua korban selamat dari insiden kerusuhan di Kanjuruhan. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Dua korban selamat dari insiden kerusuhan di Kanjuruhan. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 190 orang dilaporkan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit pascakerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Salah satu korban selamat, Riandi Cahyono menjelaskan, ia dan suporter lain mengalami kepanikan saat gas air mata ditembakkan ke tribun. Ribuan orang berusaha menyelamatkan diri saat kejadian.

Baca Juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas

Kondisi semakin tak terkendali karena hembusan angin yang kencang membuat gas air mata tersebar dengan cepat. Penonton pun berdesakan untuk keluar dari area stadion.

Dalam ingatan Aremania asal Blitar ini, masih tergambarkan jelas betapa desa-desakan ribuan orang terjadi pada Sabtu malam. Tak sedikit yang terjatuh dari tribun dan terinjak-injak.

"Akibat gas air mata dan terinjak, perih di bagian kepala, pipi, dan mata. Meski saya mengalami patah tulang tangan kanan saya masih bersyukur bisa selamat," ujarnya di RSUD Kanjuruhan, Minggu (2/10/2022).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Aldita (17) suporter wanita saat ditemui di lokasi yang sama, menyebut dirinya sempat tak sadarkan diri usai terkena gas pengendali massa. Ia kemudian terdorong penonton lain hingga terinjak-injak.

"Akibat terinjak saya mengalami luka di wajah, pelipis, dan bahu. Bahkan badan saya sempat tak bisa digerakkan, tapi sekarang sudah enakan dan diperbolehkan untuk pulang oleh dokter," katanya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Ia melihat langsung banyaknya korban jiwa akibat kerusuhan itu. Sebagian dari mereka berdesak-desakan di lokasi tak jauh dari posisinya saat jatuh terinjak dan pingsan.

"Dari kejadian ini jujur saja saya trauma, padahal baru pertama kali nonton. Saya melihat banyak yang meninggal," paparnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.