Minggu, 21 Jun 2026 08:10 WIB

Korban Meninggal di Kanjuruhan Jadi 129 Orang, Khofifah: Jawa Timur Berduka

Gubernur Jatim Khofifah saat konferensi pers di Mapolres Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah saat konferensi pers di Mapolres Malang. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan duka mendalam atas jatuhnya korban meninggal dunia saat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Hal ini disampaikan Khofifah saat hadir dalam rapat bersama jajaran pimpinan kepolisian dan pemerintahan setempat di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022) pagi.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Hari ini kami semua tentu merasakan duka yang sangat mendalam. Jawa Timur berduka. Innalillahi tentu bagi mereka yang meninggal karena peristiwa tadi malam, kita mendoakan mudah-mudahan yang wafat seluruh amalnya diterima Allah SWT," ujarnya.

"Ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kita mencintai olahraga, kita mencintai sepak bola. Ini menjadi pembelajaran yang penting bagi kita semua," sambungnya.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Berdasarkan data yang diterima, Khofifah menyebut korban meninggal menjadi 129 orang. Seluruhnya terkonfirmasi dari rumah sakit yang menerima para korban saat kerusuhan terjadi.

"Update terkonfirmasi 129 korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Saat ini, lanjut Khofifah, belum semua korban meninggal dunia dapat teridentifikasi. Pihaknya tengah berupaya maksimal dengan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang untuk melakukan penanganan cepat bagi korban meninggal dan luka-luka.

"Saat ini sedang disiapkan penanganan di Rumah Sakit Saiful Anwar untuk yang mengalami luka berat," jelasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.