Jumat, 19 Jun 2026 11:21 WIB

Bupati Bojonegoro Dorong Kembangkan Potensi Pertanian dan Teknologi Buatan Lokal

Bupati Boojonegoro Anna Mu'awanah di dampingi di dampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Manager PT. Petro Kimia Kayaku saat panen perdana jagung pulut dari Makasar (Foto: Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)
Bupati Boojonegoro Anna Mu'awanah di dampingi di dampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Manager PT. Petro Kimia Kayaku saat panen perdana jagung pulut dari Makasar (Foto: Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mendorong Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk kembangkan potensi pertanian dan teknologi pertanian buatan lokal.

"Saya berharap terus menggerakkan potensi-potensi pengembangan pertanian. Seperti teknologi sederhana buatan siswa siswi SMK di Bojonegoro, yakni alat pembersih singkong. Selain itu juga untuk memberikan izin edar pupuk organik buatan kelompok tani," ujar Bupati Anna pada Sabtu (1/9/2022).

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Selain itu, lahan yang ada dapat dikembangkan untuk budidaya tanaman pangan. Selain padi dan jagung dapat dikembangkan budidaya tanaman pangan yang lainnya," tambahnya.

Bupati Anna juga mengapresiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) yang telah sukses kembangkan budidaya varietas jagung pulut dari Makassar hingga panen.

Menurutnya dengan inovasi baru dalam mengolah jagung, akan menjadi produk makanan yang menarik konsumsi masyarakat, tentunya hal itu nantinya dapat digunakan sebagai alternatif pangan di saat menghadapi krisis pangan.

"Sesuai arahan Presiden bahwa dunia sangat berpotensi untuk kekurangan pangan. Patut disyukuri di Indonesia masih banyak lahan pertanian yang dapat di tanami. Di Bojonegoro 40�alah lahan Perhutani yang dapat di ajak kerja sama untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian hutan," ujarnya

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Helmi Elisabeth menambahkan pengembangan jagung pulut di Balai Penyuluhan Pertanian masih dalam tahap uji coba. Pasalnya jagung pulut ini merupakan jagung yang baru di Bojonegoro.

"Dalam uji coba di balai penyuluhan pertanian untuk menguji tekstur dan rasanya ketika di tanam dengan kondisi tanah pertanian di Bojonegoro, sehingga bekerja sama dengan PT. Petro Kimia Kayaku sejak budidaya hingga panen," imbuhnya.

Sejauh ini dari hasil uji coba di ketahui tanaman jagung pulut dari Makassar ini memiliki kelebihan yakni panennya lebih singkat dan membutuhkan air yang sedikit

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Kelebihannya usai panen yang pendek yakni 70 hari dan selama budidaya dua kali pengairan" tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.