Rabu, 17 Jun 2026 07:13 WIB

Posyandu Ini Khusus Tangani Penderita Gangguan Jiwa

Salah satu pasien ODGJ yang menghadiri kegiatan rutin di Posyandu Mekar Sari, Kecamatan Laren, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu pasien ODGJ yang menghadiri kegiatan rutin di Posyandu Mekar Sari, Kecamatan Laren, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) biasanya diperuntukkan untuk menunjang daya kembang anak. Namun berbeda dengan Posyandu di Lamongan, yang khusus didirikan untuk mendampingi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Posyandu Mekar Sari di Kecamatan Laren misalnya, sejauh ini telah berhasil menyembuhkan 114 pasien ODGJ. Bahkan beberapa dari mereka kini menjadi tulang punggung keluarga.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Sejak pertama kali didirikan pada 2014 lalu, ada sekitar 114 pasien sembuh dan bisa menjadi tulang punggung keluarga. Bahkan satu eks ODGJ ada yang telah lulus S1 dan menjadi perawat," ungkap Programmer Jiwa Puskesmas Laren M. Irwan, Sabtu (1/10/2022).

Dijelaskan Irwan, treatment dan pendampingan yang paling utama adalah dukungan keluarga. Selain itu, pemberian obat rutin dan komunikasi dengan masyarakat sosial sangat menjadi penting.

"Dulu banyak yang beranggapan kalau ODGJ ini aib bagi keluarga. Namun perlahan kami ubah dan mempercayai kegiatan ini. Alhamdulillah, kini terus membaik dan banyak yang sembuh," paparnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Koordinator Pendamping Pasung Lamongan Rozim Arista menambahkan, adanya Posyandu Jiwa dapat mengurangi angka pasung di Lamongan.

"Jika dulu ada 3 ribuan ODGJ, banyak di antaranya harus di pasung. Namun pada 2017 Lamongan dikategorikan Zero pasung. Artinya ini sangat membantu para keluarga penderita ODGJ," paparnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Keluarga penderita ODGJ, Roikhan mengatakan bahwa pihaknya merasa terbantu. Sebab sebelum ada Posyandu Jiwa, pengobatan saudaranya jauh bahkan sangat jarang.

"Alhamdulillah kakak saya sudah membaik, juga posyandu ini jaraknya dekat. Kalau dulu ke rumah sakit, itupun jauh dan tidak ada treatment yang diberikan seperti di sini diajak ngobrol, senam, komunikasi, dan lain-lain," katanya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.