Sabtu, 20 Jun 2026 05:05 WIB

Kisah Bocah Mengaku Diculik karena Tidak Dibelikan Ikan Channa

Polisi di rumah dugaan penculikan anak (Fota: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Polisi di rumah dugaan penculikan anak (Fota: Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pihak kepolisian telah mengklarifikasi berita viral tentang kasus penculikan yang menimpa seorang anak di Desa Kapuran, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo.

“Kami sudah ke lokasi untuk mengklarifikasi ke bapak dam anaknya. Yang ada di media sosial itu hoax,” ujar Kapolsek Badegan, Iptu Agus Wibowo, Kamis (29/92022).

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Anak tersebut berinisial Y berusia 10 tahun, bersekolah di SDN Tanjungrejo, Kecamatan Jambon. Anak tersebut hanya dengan bapaknya yang berinisial SU.

“Ibunya di luar negeri sebagai TKW. Sudah lima tahun ini,” kata Iptu Agus ketika dikonfirmasi awak media di lokasi.

Menurutnya, cerita hoax ini berawal dari kekecewaan sang anak. Rabu kemarin bocah 10 tahun itu meminta ikan Channa ke bapaknya. Tetapi tak kunjung dibelikan.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Akhirnya kemarin saat di rumah dijanjiin bapaknya. Tetapi jam 3 ternyata bapaknya sudah berangkat melihat pengantin," jelas Iptu Agus.

Karena bapaknya sudah tidak ada, si anak kecewa. Akhirnya ia pergi ke tempat jualan ikan Channa di Desa Tegalombo, Kecamatan Kauman. Sekitar 5 kilometer, anak tersebut berjalan kaki.

"Kemudian dia tertidur di rumah orang. Sama ibu-ibu ditanya rumahnya mana, terus dia (anak) mengarang cerita diculik dan dilakban," tegas Iptu Agus.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Itu dilakukan, kata dia, merasa kecewa dengan ayahnya. Juga tidak ada kaitannya dengan pencurian susu yang terjadi di Kecamatan Jambon.

"Harinya juga berbeda. Sehari sebelumnya kalau pencurian susu itu. Mobilnya juga yg disampaikan anak berbeda. Dia bilangnya box," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.