Rabu, 17 Jun 2026 10:24 WIB

Remaja Nekat Rampas Tas Emak-emak karena Ingin Punya HP dan Modif Motor

Pelaku berinisial HP saat diinterogasi penyidik Satreskrim Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Pelaku berinisial HP saat diinterogasi penyidik Satreskrim Polres Bangkalan. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi nekat dilakukan oleh HP (25) warga Desa Sobih Kecamatan Burneh Bangkalan. Ia merampas tas milik seorang ibu saat sedang berolahraga sepeda di pagi hari.

Hal itu diungkap oleh Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono. Ia mengatakan, kejadian itu dilaporkan oleh korban yakni EM (36) warga Kelurahan Bancaran. Korban mengaku telah kehilangan tas berisi dompet dan handphone miliknya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Wiwit menjelaskan, kejadian itu bermula saat korban bersepeda pagi bersama temannya. Korban menaruh tas miliknya di keranjang sepeda gowes yang ia naiki.

"Sesampainya di depan minimarket di Jalan Ketengan Burneh, korban tidak sadar telah diikuti pelaku dan dengan cepat pelaku mengambil tas korban dan langsung kabur," tuturnya, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Usai mendapatkan laporan tersebut, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan melacak handphone yang ada di tas korban. Tak butuh waktu lama, polisi kemudian berhasil meringkus pelaku di rumahnya dan langsung diamankan ke Mapolres Bangkalan.

Dari keterangan pelaku, ia nekat melakukan aksi pencurian karena terdesak keinginannya memiliki handphone. Namun ia seorang pengangguran sehingga tidak memiliki uang untuk membelinya.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

"Karena saya ingin sekali punya handphone. Itu pertama kalinya saya mencuri dan saya tidak akan mengulanginya," ungkapnya.

Pelaku mengaku, dari dalam tas korban tersebut berisi satu buah smartphone dan uang tunai senilai Rp2 juta. Rencananya, uang tersebut akan digunakan pelaku untuk modifikasi motor yang dia gunakan untuk aksi kriminalnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.