Minggu, 21 Jun 2026 05:45 WIB

Gunung Kelud Disiapkan Menjadi Kawasan Wisata Ramah Disabilitas

Mas Dhito di Kawasan Wisata Gunung Kelud Kediri.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito di Kawasan Wisata Gunung Kelud Kediri.(Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berkunjung ke Kabupaten Kediri, tak lengkap rasanya jika belum mampir ke Gunung Kelud. Kini gunung berapi aktif tersebut tengah bersiap untuk menjadi kawasan wisata ramah disabilitas.

Keindahan Gunung Kelud di Kecamatan Ngancar memang tidak perlu diragukan lagi. Selain puncaknya, Gunung Kelud juga punya kawah yang menjadi titik paling menarik bagi para wisatawan.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kawah Gunung Kelud merupakan sisa letusan pada 2014. Danau kawah suasananya mirip dengan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Kawah gunung kelud dikelilingi tiga puncak utama. Yaitu Puncak Kelud, Puncak Sumbing, dan Puncak Gajah Mungkur.

Waktu terbaik untuk menikmati pemandangan alam dari puncak Gunung Kelud adalah saat matahari terbit. Menikmati sunrise dari puncak gunung tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Gunung Kelud berada di sisi Timur Kabupaten Kediri, 39 kilometer dari pusat Kota Kediri. Dengan motor, jarak ini bisa ditempuh kurang lebih 1,5 jam.

Tiket masuk ke kawasan wisata Gunung Kelud terbilang murah. Pengunjung dewasa hanya perlu membayar Rp8.000 untuk weekday dan Rp10.000 untuk weekend. Untuk kendaraan sepeda motor hanya dikenakan biaya parkir Rp2.000.

Baca Juga: Komisi D DPRD Jember Dorong Instansi dan Perusahaan Lebih Peduli Disabilitas

Dari loket, pengunjung bisa menyusuri jalanan aspal dengan pemandangan kebun Nanas. Ada titik batas pengunjung boleh membawa motornya. Selanjutnya pengunjung bisa menyewa ojek yang banyak di lokasi dengan tarif Rp30.000 hingga Rp40.000.

Saat ini, Gunung Kelud tengah bersiap untuk menjadi kawasan wisata ramah disabilitas.

Sebelumnya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus mendorong terwujudnya wisata inklusi di Kabupaten Kediri dengan menyediakan sarana prasarana yang ramah bagi disabilitas.

"Tempat wisata di Kediri ini harus ramah disabilitas. Contoh kecilnya fasilitas toilet atau WC itu pasti masih banyak yang belum ramah disabilitas, termasuk juga akses jalan," kata Mas Dhito beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Gunung Kelud merupakan obyek wisata pertama yang akan digarap untuk mewujudkan wisata inklusi tersebut. Ketika nantinya satu objek itu berhasil dibuat ramah disabilitas, baru kemudian bergeser ke objek wisata lain.

"Kami bisa mulai dari Gunung Kelud, apa yang dibutuhkan teman-teman disabilitas. Harapan saya Gunung Kelud nanti merupakan destinasi wisata yang ramah terhadap disabilitas," jelasnya.

(ADV)

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.