Jumat, 19 Jun 2026 11:35 WIB

Nyambi Edarkan Sabu, Kuli Serabutan Diringkus Polisi yang Nyamar Jadi Pembeli

Kuli serabutan yang mengedarkan sabu diamankan polisi (Foto-foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)
Kuli serabutan yang mengedarkan sabu diamankan polisi (Foto-foto: Satresnarkoba Polrestabes Surabaya)

jatimnow.com - Seorang kuli serabutan ditangkap polisi lantaran terbukti nyambi mengedarkan narkoba jenis sabu.

Kuli itu berinisial AP (48), asal Desa Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Dia ditangkap di depan rumahnya setelah anggota Unit Idik III Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menyamar menjadi pembeli, sekitar pukul 12.30 WIB, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dalam enggeledahan, polisi menyita 15 paket sabu siap edar dengan berat total 4,88 gram, yang disimpan dalam saku celana. Juga disita uang tunai Rp3,2 juta, kartu ATM dan handphone.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Marunduri mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, timnya lalu menyamar sebagai calon pembeli dengan menghubungi tersangka.

Tersangka lalu sepakat melakukan transaksi secara COD, di sekitar tempat tinggalnya.

"Anggota menyamar sebagai pembeli dan sepakat melakukan transaksi dengan sistem COD," ujar Daniel, Selasa (17/9/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Barang bukti yang disita dari kuli serabutan pengedar narkobaBarang bukti yang disita dari kuli serabutan pengedar narkoba

Alumni Akpol Tahun 2004 itu menambahkan, setelah ditangkap, tersangka digelandang ke safe house-nya yang berada di Desa Sadang Gang Lapangan, Kecamatan Taman.

"Dalam penggeledahan, tim kami juga memukan barang bukti satu klip sabu seberat 1.34 gram, timbangan elektrik, sebuah buku catatan transaksinya dan satu pak klip plastik," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara dalam pemeriksaan AP mengaku bahwa sabu itu disuplai oleh pria berinisial EKO yang kini sudah masuk DPO. Transaksi dilakukan sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (20/8/2022) di daerah Karah, Surabaya.

"Awalnya dia beli 5 gram kemudian dipecah-pecah menjadi paketan kecil sebanyak 20 paket. Dan masih baru laku 4 paket kecil. Dia mengaku sudah bertransaksi dengan DPO sebanyak 4 kali," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.