Sabtu, 20 Jun 2026 20:24 WIB

Sudah Tahu Juru Parkir Resmi di Surabaya? Yuk Kenali Ciri-cirinya

Rompi khusus jukir resmi di Surabaya (Foto: Dok. Humas Pemkot Surabaya/jatimnow.com)
Rompi khusus jukir resmi di Surabaya (Foto: Dok. Humas Pemkot Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memperketat aturan parkir di wilayahnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru membeberkan perangkat juru parkir resmi di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Menurut Tundjung, juru parkir (jukir) resmi telah diberi rompi khusus yang wajib digunakan saat bertugas. Rompi untuk jukir resmi itu berwarna merah, lengkap dengan nomor pengaduan dan website resmi Dishub Surabaya.

"Jukir resmi selalu pakai rompi dan memberikan karcis. Nanti kita juga akan bagikan rompi baru dan yang lama kita tarik," jelas Tundjung, Selasa (27/9/2022).

Tundjung menyebut, Pemkot Surabaya hanya memiliki 1.200 titik parkir resmi. Jumlah tersebut terdiri dari parkir zona maupun non-zona. Jumlah itu menurun, karena sebelum pandemi Covid-19, mencapai 1.700 titik.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

"Sekarang ada 1.200 titik parkir baik kendaraan roda dua atau empat. Tentunya ada titik-titik parkir yang tidak beroperasi lagi dikarenakan banyak faktor. Misalnya karena ada rekayasa lalu lintas," jelasnya.

Tundjung menambahkan, berkurangnya jumlah titik parkir di Surabaya membuat target penyerapan pendapatan asli daerah (PAD) lambat mencapai target. Dia mengaku, dari target PAD parkir Rp35 miliar, saat ini baru terkumpul Rp12 miliar.

"Kita harus bisa sampai target itu. Untuk bisa mencapai target Rp35 miliar, kita akan pompa terus teman-teman di lapangan untuk kolaborasi maupun pengawasan sehingga target PAD ini bisa terpenuhi," katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sosialisasikan Parkir Non Tunai di Taman Bungkul dan Taman Apsari

Dia meminta masyarakat Surabaya tidak canggung meminta karcis setiap melakukan parkir. Pengetatan itu dilakukan agar tidak terjadi kebocoran PAD yang dilakukan oleh jukir liar.

"Laporkan ke 112 atau medsos Dishub dan Sapawarga Surabaya. Termasuk jika menemukan parkir liar, laporkan saja nanti akan kita telusuri untuk bisa kita tertibkan," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.