Selasa, 16 Jun 2026 14:59 WIB

Belasan Pendekar Silat Diringkus Karena Terlibat Pembacokan dan Pengeroyokan

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 27 Sep 2022 17:11 WIB
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra memimpin jumpa pers ungkap kasus pengeroyokan melibatkan pendekar silat (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra memimpin jumpa pers ungkap kasus pengeroyokan melibatkan pendekar silat (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Belasan pendekar dari berbagai perguruan silat diringkus polisi setelah terlibat pengeroyokan dan pembacokan.

Pendekar dari beberapa perguruan silat itu diringkus Tim Satreskrim Polres Kediri.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan, peristiwa berawal pada Sabtu (17/9/2022) lalu ketika pesta rakyat di wilayah Kecamatan Kandat.

Saat gelaran pesta rakyat tersebut, ada kelompok lingkungan ganas (ligas) yang berisi berbagai macam anggota perguruan silat sedang melakukan konvoi.

"Saat itu yang menjadi korban adalah salah satu anggota perguruan silat yaitu IKSPI," terang Rizkika dalam jumpa pers di Mapolres Kediri, Selasa (27/9/2022).

Karena korban tidak terima, dua hari kemudian teman-temannya mencari keadilan dengan melakukan konvoi dan sweeping di wilayah Desa Minggiran, Kecamatan Papar. Mereka melakukan pembacokan, yang ternyata korbannya adalah anggota perguruan silat PSHT.

Dan pada Minggu (25/9/2022), di wilayah Kecamatan Kras kembali terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh PSHT. Sedangkan korbannya dari Pagar Nusa.

"Kejadian ini dilaporkan ke Satreskrim Polres Kediri yang kemudian ditindaklanjuti oleh anggota dengan penyelidikan," terang Rizkika.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Alumni Akpol Tahun 2013 ini menambahkan, setelah melakukan penyelidikan, dia dan timnya akhirnya meringkus 15 orang. Dari jumlah itu, empat di antaranya masih di bawah umur.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan mendalam, 12 orang kami tetapkan sebagai tersangka," tegasnya.

Hingga kini, Tim Satreskrim Polres Kediri masih memburu tiga pelaku yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiganya diduga menjadi provokator bentrokan antar perguruan silat itu.

"Intinya kejadian ini semua saling berkorelasi dan berkaitan yang melibatkan beberapa perguruan silat. Motifnya sama-sama mencari keadilan," papar Rizkika.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati jika bepergian di malam hari. Pihaknya juga akan tegas menindak siapapun yang melakukan tindak pidana.

"Kita tak pandang bulu, selama menggangu kamtibmas, kami akan proses," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.