Senin, 08 Jun 2026 14:58 WIB

Capaian Imunisasi Program BIAN Tahap ll Jatim Tertinggi Nasional

Khofifah memantau pelaksanaan imunisasi (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)
Khofifah memantau pelaksanaan imunisasi (Foto: Humas Pemprov Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Capaian imunisasi dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahap II di Provinsi Jatim per 25 September 2022 telah mencapai 99,1 persen.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, mencatatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan capaian imunisasi anak tertinggi secara nasional.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Hal tersebut terlihat dari update data Kementerian Kesehatan RI, yang menunjukkan per tanggal 25 September 2022. Dimana Jawa Timur menempati posisi pertama nasional dalam capaian vaksinasi BIAN dengan 2.331.229 anak telah melakukan imunisasi MR atau Campak-Rubella.

"Alhamdulillah, kali ini Jatim meraih persentase capaian vaksinasi tertinggi BIAN secara nasional. Ini adalah bukti nyata bahwa Semua elemen strategis di Provinsi Jawa Timur selalu mengedepankan perlindungan anak dari campak dan rubella melalui upaya preventif," ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (27/9/2022).

Hingga saat ini capaian vaksin anak di Jawa Timur telah melebihi capaian BIAN nasional yang mencapai 89,7 persen. Oleh karena itu, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada orang tua, Nakes dan kepala daerah se-kabupaten/kota, Ormas, relawan serta kader Posyandu di Jawa Timur atas sinergitas memaksimalkan vaksin pada momen BIAN.

Apalagi untuk memberikan perlindungan preventif bagi anak, Jawa Timur tengah gencar menggenjot Vaksin MR atau Measles and Rubella vaccine yakni vaksin untuk mencegah measles (campak) dan rubella (campak Jerman).

"Meski capaian Jawa Timur tertinggi, terus lakukan penyisiran anak-anak khususnya bagi yang kurang mampu dan difabel. Maksimalkan 100 persen. Capaian ini adalah bukti bahwa komitmen Jawa Timur mengedepankan perlindungan anak," tegasnya.

Ketua Umum Muslimat NU tersebut juga menyampaikan, menyukseskan BIAN juga upaya untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Untuk itu ia mendorong masyarakat untuk menaruh perhatian penuh dalam melengkapi imunisasi anak-anaknya.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

"Pemberian imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat, yang terbukti paling cost effective serta berdampak positif," kata Khofifah.

Tidak hanya itu, upaya menyukseskan BIAN juga selaras dengan upaya gencar yang dilakukan Pemprov Jatim menjadi bagian dalam mencegah stunting, menurunkan AKI juga AKB yang berdampak pada penguatan kualitas SDM di Jatim.

"Saya juga berharap upaya memaksimalkan vaksin pada anak juga dilakukan pada imunisasi kejar polio dan DPT-HEB B-HIB, yang diharapkan akan memberikan hasil perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) pada anak-anak," jelasnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan BIAN ini dilakukan dengan pemberian imunisasi tambahan campak rubella (MR) kepada sasaran anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan dengan target sasaran sebesar 2.399.159 anak di Jawa Timur.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Program ini menyasar dan dilaksanakan di seluruh sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak, serta pos pelayanan imunisasi seperti posyandu, polindes, poskesdes, puskesmas pembantu, puskesmas dan rumah sakit secara gratis.

Kegiatan imunisasi tambahan campak rubella (MR) diharapkan dapat memberikan hasil perlindungan terhadap penyakit campak dan sindrom kongenital rubella (kecacatan pada bayi dalam kandungan) kepada anak-anak tercapai target minimal ≥ 95% tinggi dan merata di seluruh desa.

"Sekali lagi saya sampaikan terima kasih seluruh kerja keras para nakes, guru-guru di sekolah, dan juga para orang tua, ormas, kader posyandu dan semua pihak yang menjadikan Jatim tertinggi nasional capaian BIAN,” tandas Khofifah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.