Sabtu, 20 Jun 2026 13:36 WIB

Polisi Menduga Kakek Tewas di Kebun Jeruk Merupakan Korban Pembunuhan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 27 Sep 2022 11:16 WIB
Lokasi tewasnya kakek Timbul.(Foto: Polsek Lumbang)
Lokasi tewasnya kakek Timbul.(Foto: Polsek Lumbang)

jatimnow.com - Timbul ditemukan tewas di kebun jeruk miliknya di Dusun Mulyo Utomo, Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Minggu (25/9/2022) malam.

Aparat Satreskrim Polres Pasuruan menduga kakek 71 tahun itu merupakan korban pembunuhan. Dugaan dikuatkan dengan adanya luka akibat benda tumpul di bagian kepala korban.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Insya Allah korban tewas dibunuh," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo, Selasa (27/9/2022).

Saat ini tim Jatanras Polres Pasuruan bersama Unit Reskrim Polsek Lumbang terus melakukan penyelidikan dan mencari bukti-bukti tambahan untuk mengungkap kasus tewasnya kakek Timbul. Selain itu, petugas telah memeriksa 3 saksi dari pihak keluarga korban.

"3 Saksi yang saat ini kami periksa adalah orang-orang yang serumah dengan korban," tandasnya.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Diberitakan sebelumnya, seorang kakek ditemukan tewas dengan kepala terluka di ladang jeruk Dusun Mulyo Utomo, Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (25/9/2022) malam. Berdasarkan keterangan para saksi, Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 07.00 WIB, korban pamit ke kebun jeruk untuk mencabuti rumput. Namun sampai pukul 18.30 WIB, korban tidak kunjung pulang.

Tinaria (35), anak korban lalu menyuruh anaknya bernama Robin bersama saksi Sumarno berangkat mencari korban ke ladang yang berjarak 4 kilometer dari rumah. Sampai di TKP, Robin dan Sumarno menemukan korban tewas tertelungkup. Mereka juga mendapati luka pada kaki kiri dan terdapat darah kering di mata sebelah kiri.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Kedua saksi kemudian membawa jasad korban pulang. Peristiwa itu lalu dilaporkan ke Polsek Lumbang, Polres Pasuruan.

"Keluarga korban menyetujui untuk dilakukan autopsi terhadap jasad korban. Dari olah TKP awal, kami mengamankan barang bukti satu sarung yang dipakai korban. Lalu satu cangkul yang terdapat noda darah korban, sabit dan plastik berisi tembakau di sekitar TKP," papar Adhi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.