Sabtu, 20 Jun 2026 16:46 WIB

Warga Kabuh Jombang Korban Kebrutalan Oknum Pesilat Dirawat di RSUD Ngimbang

Korban atas nama M. Slamet sedang menjalani perawatan di RSUD Ngimbang.(Foto: Kades Kauman)
Korban atas nama M. Slamet sedang menjalani perawatan di RSUD Ngimbang.(Foto: Kades Kauman)

Jombang - Salah satu korban kebrutalan oknum pesilat yang mengamuk di Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, Jombang, dilarikan ke RSUD Ngimbang. Korban mengalami luka akibat benda tajam dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

Kepala Desa Kauman Riyanto membenarkan bahwa warganya menjadi korban amukan oknum pesilat. Menurutnya, korban amukan oknum pesilat itu masih satu keluarga. Yakni, M. Slamet (49), Hengki Prasetyo Budi (26), dan Abel Agustin (17). Ketiganya warga Desa Kauman.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Sekarang masih di rawat di RS Ngimbang. Korbannya ada 3, dua laki-laki, dan satu perempuan. Yang kondisinya paling parah itu bapaknya, Slamet itu, yang dua cuma luka kecil," ungkapnya, Senin (26/9/2022).

Dikatakan Rianto, dari ketiga korban yang kondisinya paling parah dialami M. Slamet. Akibat luka benda tajam, Slamet mendapatkan beberapa jahitan.

"Luka akibat senjata tajam, karena ada beberapa jahitan. Luka di pelipis sebelah kiri, terus bagian belakang tubuh, sama bahu," paparnya.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

Hingga kini korban atas nama Slamet masih dirawat di RSUD Ngimbang.

"Sampai sekarang posisinya dirawat di RSUD Ngimbang," ucapnya.

Saat ditanya apa yang menjadi penyebab Slamet dan keluarganya menjadi sasaran kebrutalan oknum anggota perguruan silat, Riyanto mengaku tidak mengerti apa penyebabnya.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Kurang tahu mas, tapi yang jelas dari PSHT sering buat kerusuhan," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.