Jumat, 19 Jun 2026 07:29 WIB

Fenomena Gunung Lawu Bertopi, BMKG Sebut Awan Lenticularis Bahayakan Penerbangan

Potret awan lentularis yang menyelimuti puncak Gunung Lawu. (Foto: Sukoco for jatimnow.com)
Potret awan lentularis yang menyelimuti puncak Gunung Lawu. (Foto: Sukoco for jatimnow.com)

Magetan - Potret Gunung Lawu seperti memakai topi caping, Jumat (23/9/2022) pagi, dipastikan wajar terjadi di kawasan pegunungan atau dataran tinggi.

Fenomena indah itu, disebut Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, Agatha Mayasari sebagai awan lenticularis.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Meski terlihat cantik awan-awan ini mengindikasikan adanya turbulensi atau putaran angin secara vertikal yang cukup kuat. Penerbangan pun diminta waspada atas munculnya awan lentikuler.

“Sehingga berbahaya bagi penerbangan rendah,” tegas Maya.

Secara meteorologi, tambahnya, kemunculan awan ini tidak mengindikasikan fenomena lain. Misalnya akan datangnya gempa atau bencana besar lainnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Bukan warning ada bencana lain, ya. Kalau penerbangan rendah yang berbahaya,” jelasnya.

Fenomena gunung bertopi, jarang sekali terjadi. Gambaran alam semesta ini, dikatakannnya terjadi secara momentum atau di saat-saat tertentu.

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

“Tidak setiap hari atau setiap beberapa bulan tertentu. Hanya waktu-waktu tertentu saja,” pungkasnya.

Gunung Lawu kembali terlihat bertopi caping, Jumat pagi, sebagaimana diabadikan Sukoco, warga sekitar. Dia mengambil potret tersebut dari dekat rumahnya sekitar pukul 05.43 WIB.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.