5 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Lamongan, Penyebabnya Truk Trailer
- Penulis : Adyad Ammy Iffansah
- | Kamis, 22 Sep 2022 14:17 WIB
Lamongan - Tabrakan beruntun melibatkan 5 kendaraan terjadi di Lamongan. Sebuah truk trailer berhenti mendadak dan diseruduk dari belakang oleh 4 kendaraan sekaligus. Beruntung tidak ada korban jiwa.
Kasatlantas Polres Lamongan AKP Arististianto Budi Sutrisno menyampaikan, kecelakaan diduga dipicu rem angin truk trailer bermasalah. Kecelakaan terjadi di ruas jalan poros nasional Lamongan-Babat, tepatnya di Dusun Plalangan, Desa Plosowahyu.
Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian
"Terlibat kecelakaan, truk trailer, truk tronton, sepeda motor, truk engkel dan sebuah minibus yang semuanya melaju dari arah yang sama, yaitu Barat ke Timur atau dari arah Babat ke Lamongan," ungkap Aris saat dikonfirmasi, Kamis (22/9/2022).
Kejadian bermula saat truk trailer yang dikemudikan Asron (52), warga Mranggen, Demak, Jateng, melaju dari arah Barat ke Timur. Kendaraan bernopol B 9457 BJ itu berhenti mendadak karena ada kerusakan pada bagian rem angin.
Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan
"Jadi rem angin yang ada pada truk trailer bermasalah sehingga truk trailer berhenti mendadak," ujarnya.
Sontak kendaraan yang di belakang langsung menghantam truk yang sedang bermasalah tersebut. Yakni truk tronton dengan nopol B 9661 SYM yang dikemudikan Agus Salim (49), warga Pengasinan, Bekasi. Disusul mobil nopol S 5007 AB yang dikemudikan Rizki Ramadhan, warga Kapas, Bojonegoro.
Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya
Kendaraan yang berhenti mendadak tersebut juga mengejutkan pengemudi lain. Salah satunya Rizki yang mengemudikan sebuah sepeda motor. Kemudian truk engkel dengan nopol AD 1368 LU yang dikemudikan Jumadi (43) warga Pamekasan, Madura. Terakhir, minibus dengan nopol W 1646 CQ yang dikemudikan oleh Septian (32), warga Sidorukun, Gresik.
"Beruntung tidak ada yang terjepit dan memakan korban jiwa," terangnya.
Editor : Sofyan Cahyono