Senin, 22 Jun 2026 01:44 WIB

Pelaku Penganiayaan Pria Depan Minimarket di Mojokerto Tertangkap

Korban saat dievakuasi petugas usai dianiaya. (Foto: WhatsApp grup)
Korban saat dievakuasi petugas usai dianiaya. (Foto: WhatsApp grup)

Mojokerto - Tim Buser Satreskrim Polres Mojokerto Kota akhirnya meringkus terduga pelaku penganiayaan di minimarket depan alun-alun setempat.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rizki Santoso menerangkan pelaku telah ditangkap oleh personel yang telah melakukan penelusuran.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

"Tadi malam, pelaku Anirat (penganiayaan berat) Indomaret alun-alun berhasil diamankan Unit Buser pimpinan Aiptu Anom," kata Rizki kepada jatimnow.com, Kamis (22/9/2022).

Alumni Akpol 2010 belum membeberkan identitas diri terduga pelaku serta motif penganiayaan yang dilakukan kepada korban Hamidi Muhammad Rizki.

Menurut mantan Kasat Reskrim Polres Probolinggo ini menjelaskan, terduga pelaku saat ini menjalani pemeriksaan oleh petugas.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Saat ini pelaku sedang dilaksanakan riksa oleh penyidik. Untuk korban masih dalam perawatan medis di rumah sakit umum daerah Kota Mojokerto," ungkap Rizki.

Sebelumnya, Hamidi Muhammad Rizki warga Jalan Raya Pulorejo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan balok kayu saat minum kopi di teras minimarket depan alun-alun.

Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan bersimbah darah dan harus menerima perawatan medis.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Saksi mata, Ponadi menjelaskan, pelaku sempat melontarkan kata-kata jika korban berselingkuh dengan istri pria yang melakukan pemukulan itu.

"Katanya selingkuh-selingkuh gitu, ya rasakan kau selingkuh gitu (menirukan ucapan pelaku," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.