Senin, 08 Jun 2026 05:56 WIB

Situs Kuno Ditemukan di Wisata Alam Gosari Gresik

Lokasi Situs yang diduga peninggalan era Majapahit (Foto: Dok. Wagos for jatimnow.com)
Lokasi Situs yang diduga peninggalan era Majapahit (Foto: Dok. Wagos for jatimnow.com)

 

Gresik - Sebuah situs purbakala berupa batu dan struktur pahatan batu bata kuno ditemukan di area Wisata Alam Gosari (Wagos), Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Diperkirakan situs ini peninggalan zaman Majapahit

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Dari penjelasan pihak pengelola Wagos, penemuan situs tersebut berawal saat pihaknya saat hendak melakukan pengerjaan perluasan parkir Wagos pada Selasa (20/9). Para pekerja kemudian mencoba melakukan penggalian sedalam 30 centimeter.

"Saat kami meratakan permukaan tanah, ternyata ada bekas batu dan tumpukan batu bata merah yang kemungkinan peninggalan era Majapahit," kata Misbahud Dawam, Rabu (21/9/2022).

Dugaan tersebut, menurut Dawam karena sebelumnya pihak Wagos juga menemukan bekas pabrik tembikar, atau gerabah peninggalan era Majapahit yang letaknya tak jauh dari penemuan situs yang baru ditemukan.

“Mirip batu era Majapahit yang ada di Mojokerto dan Jombang,” ucapnya.

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Selanjutnya pihak Wagos berkoorsinasi dengan bagian kebudayaan cagar budaya Disparekrafbudpora mengenai penemuan situs tersebut. Kini area sekitar lokasi penemuan sidah diberi police line.

“Pihak cagar budaya Gresik menyuruh agar area ditemukannya situs untuk disterilkan. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi data. Nantinya akan ada penggalian sekaligus dilakukan penilitian oleh tim cagar budaya Gresik,” ujar Dawam.

Sementara itu, Kabid Kebudyaaan Mudi Rahayu saat dikonfirmaai mengatakan pihaknya masih belum menerima laporan tentang penemuan situs yang baru saja ditemukan.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

“Laporkan saja ke Dinas, nanti kita tindak lanjuti. Dengan melakukan penelitian dan penggalian data Pubakala ke lokasi,” kata Mudi Rahayu.

Mudi menambhkan, jika nantinya akan dilakaukan penelitian harus mempertimbangkan anggaran yang ada.

"Nanti kita cek ke lokasi penemuan dan sekaligus melihat anggaran untuk ekskavasi,” ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.