Minggu, 21 Jun 2026 06:52 WIB

Waspadai Pengecoran Jalan Nasional di Jombang, Ini Jalur yang Bisa Dilewati

Papan imbauan di Jalan Nasional Surabaya-Nganjuk yang sedang dalam perbaikan.(Foto: Elok Apriyanto/jatimnow.com)
Papan imbauan di Jalan Nasional Surabaya-Nganjuk yang sedang dalam perbaikan.(Foto: Elok Apriyanto/jatimnow.com)

Jombang - Pengendara yang sedianya melintas di Jalan Raya Surabaya-Nganjuk, waspadai aktivitas pengecoran yang bisa menghambat perjalanan dari Surabaya menuju Nganjuk dan sebaliknya.

Jalan yang mengalami perbaikan, yakni pertigaan Jati Pelem, Sembung, Perak.

Baca Juga: Catat, Ada Pengalihan Akses Gerbang Tol Waru 6 Surabaya hingga 26 Mei

Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Iptu Aly Efendi menjelaskan, mulai Rabu, 21 September hingga Desember, jalur nasional yang ada di Jati Pelem, dilakukan perbaikan. Untuk itu, para pengguna yang dari arah Surabaya menuju Nganjuk bisa melewati jalur alternatif yang disiapkan petugas.

Petugas Satlantas Polres Jombang, menerapkan sistem buka tutup jalur nasional tersebut. Pengendara diimbau melewati Simpang Tiga Jati Pelem.

"Simpang Tiga Jati Pelem, ke arah selatan kurang lebih satu kilo ada pertigaan Tanggungan, belok kanan lurus ke arah Perak untuk menghindari kemacetan," jelasnya.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Perbaikan Infrastruktur Triwulan Kedua di Tulungagung Terancam

Sedangkan untuk pengendara dari arah Nganjuk menuju Jombang, sebaiknya memanfaatkan pintu Tol Bandarkedungmulyo.

"Sebaliknya yang datang dari arah kota Nganjuk masuk ke Jombang, sebaiknya masuk pintu Tol Bandarkedungmulyo untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Jati Pelem, Sembung, Perak yang saat ini dilaksanakan pengecoran," bebernya.

Dijelaskan Aly saat ini arus lalu lintas di Jalan Raya Jati Pelem, Sembung, Perak, tengah diterapkan sistem buka tutup.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Saat ini arus lalu lintas bergantian buka tutup," tegasnya.

"Pengecoran jalan raya ini diperkirakan sampai pertengahan bulan Desember tahun 2022," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.