Selasa, 16 Jun 2026 14:34 WIB

Diduga Akibat Puntung Rokok, Tempat Pembuatan Mebel di Sumenep Terbakar

Petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa api yang membakar tempat pembuatan mebel (Foto: Polres Sumenep)
Petugas pemadam kebakaran memadamkan sisa api yang membakar tempat pembuatan mebel (Foto: Polres Sumenep)

Sumenep - Tempat pembuatan mebel di Dusun Palalangan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep hangus terbakar, Senin (19/9/2022). Diduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang di lokasi.

Tempat pembuatan mebel itu diketahui milik Moh. Munir (39), warga setempat. Saat kejadian pemilik sedang keluar membesuk anaknya di pondok pesantren. Di rumah itu hanya ada anaknya yang masih berusia 10 tahunan bernama Asfalabibah.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko melalui Kasi Humas AKP Widiarti menyampaikan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Di antaranya anak pemilik tempat mebel Asfalabibah dan Mursid (63), warga setempat.

"Diduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Sehingga membakar bahan mebel dan api membesar," ungkapnya.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Saat api membesar, anak itu mendengar suara benda jatuh. Dia lalu lari keluar sambil berteriak minta tolong. Warga setempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

"Warga setempat menggunakan alat seadanya. Dengan menggunakan air sumur yang lokasinya tidak jauh dari kebakaran," ungkapnya.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Dan sekitar pukul 15.00 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Mereka memadamkan sisa api yang masih ada.

Tidak ada korban jiwa dan luka dalam kebakaran ini. Namun atap bangunan ini hangus terbakar, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.