Kamis, 18 Jun 2026 15:24 WIB

Realisasi PEN di Ponorogo, 6 Pemenang Gagal Jalin Kontrak

Kepala DPUPKP, Jamus Kunto Purnomo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kepala DPUPKP, Jamus Kunto Purnomo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Sedikitnya 6 pemenang realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Ponorogo gagal jalin kontrak. Pihak Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo mendapati temuan enam paket perlu tahapan kontrak ulang.

"Kami mencatat kenapa ada perlu tahapan kontrak ulang," ujar Kepala DPUPKP, Jamus Kunto Purnomo, Senin (19/9/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Rinciannya seperti kesiapan alat, dukungan, personel, hingga dukungan Asphalt Mixing Plant (AMP) mengundurkan diri. Selain itu, DPUPKP juga mendapati karyawan pelaksana serta tenaga ahli beberapa pemenang resign.

“Yang gagal berkontrak itu kami berikan ke cadangan. Ada 5 pemenang, sedangkan 1 lainnya harus tender ulang,” kata mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo.

Menurutnya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) telah menetapkan pemenang dari total 51 paket tersebut. Selain itu ULP juga menunjuk pemenang cadangan 1, 2, dan 3.

Ketika pemenang gagal berkontrak maka, maka pihak DPUPKP menunjuk pemenang cadangan. Dari enam paket gagal berkontrak tersebut, lima paket di antaranya telah ditunjuk pemenang cadangan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Untuk yang ke pemenang adalah peningkatan jalan Kesugihan-Pulung Rp3,5 miliar, pemeliharaan berkala Jalan Sultan Agung sebesar Rp3,6 miliar dam peningkatan Jalan Badegan-Tulung Rp6 miliar.

Lanjut peningkatan Jalan Selur-Tanggaran sebesar Rp1,8 miliar. Terakhir peningkatan jalan Sumoroto-Ngumpul Rp2,3 miliar. Sehingga total Rp17,2 miliar.

“Satu paket tender ternyata pemenang cadangannya tidak ada, sehingga harus tender ulang,’’ jelasnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Untuk satu yang tender ulang adalah peningkatan Jalan Tamansari-Wilangan dengan pagu anggaran Rp693 juta. Sebab tidak ada pemenang cadangan yang ditetapkan dalam paket tersebut.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.