Senin, 22 Jun 2026 21:31 WIB

Menpora Kunjungi Rumah Mantan Atlet Penyandang Disabilitas di Surabaya

Menpora Imam Nahrawi memeluk mantan atlet paragames Suharto
Menpora Imam Nahrawi memeluk mantan atlet paragames Suharto

jatimnow.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengunjungi Soeharto (68), mantan atlet paragames tunanetra atau disabilitasdi di Jalan Putat Jaya C Barat Gang X, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Selasa (24/7/2018).

Kunjungannya kali ini adalah untuk menengok mantan atlet tersebut. Saat memasuki rumah, nampak raut wajah gembira dari Soeharto. Mereka berdua saling berpelukan dan suasana menjadi haru.

Baca Juga: Pecah Telur, Atlet Panahan Tulungagung Sumbangkan Medali Emas di Porprov

"Alhamdulillah dikunjungi oleh Pak Menteri, selamat datang pak ini kediaman saya," ucap Soeharto.

Saat duduk berdampingan, keduanya bercerita dan bercengkrama, tak lupa Imam menanyakan kondisi Soeharto.

"Alhamdulillah sehat pak," kata Soeharto sambil tersenyum.

Saat duduk berdampingan, Soeharto menceritakan tentang kesejahteraan bagi para pensiunan atlet Indonesia. Ia mengungkapkan kesejahteraan mantan atlet yang mengharumkan nama bangsa.

Usai mendengarkan curhat dari Soeharto, Imam melihat medali-medali yang pernah diraih oleh Soeharto saat berjuang menjadi atlet membawa nama merah putih.

Baca Juga: Ini Penyebab Atlet Berprestasi Kota Blitar Gagal Masuk SMA Favorit

Kemudian Imam menyuapi buah semangka ke Soeharto sebanyak dua kali dan melap bibirnya.  Imam menanyakan bagaimana seandainya ada atlet ke rumahnya untuk berbagi ilmu kepada Soeharto, dengan semangatnya ia menjawab siap.

"Oh ya siap pak, boleh tua tapi semangat masih muda. Berjuang demi bangsa, waktu Indonesia Raya dinyanyikan saya sampai nangis. Merah putih di dadaku sampai titik darah penghabisan," tegas Soeharto

Imam berjanji akan menyampaikan pesannya ke Presiden Jokowi terkait pensiunan untuk atlet difabel kedepan.

"Insyaallah nanti akan saya sampaikan ke Bapak Jokowi di Jakarta, bapak jangan khawatir ya," ujarnya

Baca Juga: PASI Kota Madiun Gelar Test Limit Para Atlet, Persiapan Porprov Jatim 2025

Setelah itu Imam memberikan santunan kepada Soeharto sebagai bentuk apresiasinya dan pengobatan untuk istrinya Astuti (75) yang saat ini tengah di rawat di RS Soewandhi. Selain memberikan bantuan ia juga memberikan kenang-kenangan jaket Asian Games 2018 berwarna hijau yang ia kenakan ke Seoharto.

Soeharto merupakan mantan atlet difabel dengan prestasi Internasional, namun keadaan Soeharto selama 3,5 tahun mengharukan. Ia harus merawat istrinya Astuti yang menderita Tumor ringan. Sekarang Astuti sudah mendapatkan perawatan oleh Pemkot Surabaya di RS Soewandhi dengan penjagaan 24 jam.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.