Jumat, 19 Jun 2026 00:59 WIB

Spanduk DPRD Surabaya di GBT Disorot, Ini Tanggapan Ketua Komisi C

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Spanduk Komisi C DPRD Surabaya (pembangunan) yang terpasang di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menuai sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono mengungkapkan hal itu memang sengaja ia lakukan.

"Itu urunan Komisi C DPRD Surabaya itu partisipasi kami, inisiatif kami, supaya venue Piala AFC itu terkenal Surabayanya," ucap Baktiono, kepada jatimnow.com, Sabtu (17/9/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Baktiono, apa yang dilakukan Komisi C itu adalah bentuk dukungan dari perwakilan DPRD kepada Timnas Indonesia yang berlaga di kualifikasi grup F Piala AFC U-20.

"Lantas siapa yang mendukung di kotanya sendiri. Maka harus ada yang memulai untuk langkah mendukung AFC. Aku sudah tahu pasti akan ada reaksi. Ada yang kebalik mengartikan dukungan. Kalau kami politik mendukung olahraga, termasuk AFC," jelas Baktiono.

Politisi PDI Perjuangan Surabaya itu menambahkan, pemasangan spanduk itu juga menjadi keterwakilan warga Surabaya kepada para atlet Indonesia yang berlaga. Seharusnya, sambutan hangat dari Surabaya itu dilakukan oleh Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang kami inginkan dukungan semua warga Kota Surabaya karena sebagai tuan rumah. Dan mereka tamu pemain negara lain dan sporternya akan senang kalau dukungan dari semua pihak. Dukungan spanduk, umbul-umbul, dukungan penonton sangat dibutuhkan," imbuhnya.

Baktiono juga mengaku hal yag dilakukan Komisi C itu bakal mendapat respon publik. Namun, pihaknya memilih cuek, karena yang ia lakukan adalah support secara institusi dari DPRD bukan partai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Biasa, yang tidak senang dan tidak mendukung pasti cari celah untuk menghujat. Kalau kita berbuat baik pasti ada yang kurang. Kalau kita tidak berbuat, maka tidak ada yang kurang," tandas Baktiono.

"Dan kami tidak pernah mengajak dan mengarahkan olahraga atau sepak bola untuk dukung mendukung dalam agenda politik lokal maupun nasional," pungkas Baktiono.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.