Kamis, 18 Jun 2026 14:36 WIB

Nyalakan Lampu Spirtus, Wajah Siswi Terbakar saat Perkemahan di Sumenep

Polisi menjenguk Faikhatul Himmah, siswi Yayasan Al- Arief, Desa Jate, Kecamatan Giligenting Sumenep.
Polisi menjenguk Faikhatul Himmah, siswi Yayasan Al- Arief, Desa Jate, Kecamatan Giligenting Sumenep.

Sumenep - Nasib malang dialami Faikhatul Himmah, (12) warga Dusun Somordelem Desa Banbaru Kec. Giligenting Sumenep. Api membakar kerudungnya saat menyalakan api di tenda perkemahan di Dusun Kalang Mangga, Desa Jate, Sumenep. Wajah siswi Yayasan Al-Arief itu pun ikut terbakar.

Diduga api mengenai wajahnya, saat korban berusaha menyalakan lampu menggunakan bahan bakar spirtus.

Baca Juga: 1.000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Pembentukan Karakter Generasi Muda

Korban langsung dibantu teman dan sejumlah guru untuk memadamkan api. Korban langsung dibawa ke klinik Nurhasanah oleh panitia. Hasil pemeriksaan disebutkan jika luka bakar di wajah korban tidak terlalu parah.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko melalui AKP Widiarti mengatakan peristiwa itu murni kecelakaan sendiri dan tidak ada unsur kesengajaan dari pihak lain.

"Korban sudah dipulangkan ke rumahnya untuk dirawat. Dia mengalami luka bakar di wajah. Hasil pemeriksaan tidak terlalu parah," katanya, Sabtu (17/9/2022).

Dia menyampaikan sekitar jam 16.00 WIB, korban beserta teman-temannya dan panitia perkemahan sedang melaksanakan istirahat di tenda masing-masing.

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Sebelumnya mereka mengikuti lomba teknologi tepat guna (TTG) sebagai rangkaian giat lomba Kepramukaan tingkat Siaga, Penggalang dan Penegak Gudep Demang Arif di bumi perkemahan Demang Arif.

Saat korban kembali lagi ketempat lomba seorang diri. Kemudian mengambil korek api setelah itu menyalakan hasil karyanya berupa alat penerangan (lampu) berbahan bakar spiritus. Namun tanpa diduga alat tersebut terbakar mengenai kerudung dan hasduk korban.

Korban panik dan membuka kerudung dan hasduk ke arah atas. Sehingga api mengenai wajah korban mengakibatkan luka bakar.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Mengetahui kejadian tersebut panitia membawa Korban ke Klinik Ibu Nurhasanah serta menghubungi keluarga korban.

"Sejumlah guru jadi saksi dan orang tua menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan sendiri tanpa adanya unsur kesengajaan dari pihak manapun. Sehingga orang tua korban tidak melaporkan kejadian itu kepihak kepolisian," pungkas dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.