Jumat, 19 Jun 2026 09:35 WIB

Eko Kuntadhi Hina Ning Imaz, PWNU Jatim Siapkan Langkah Hukum

Tangkapan layar.
Tangkapan layar.

Surabaya - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi disorot warganet. Namanya masuk di trending Twitter Indonesia.

Ia disorot gegara mengunggah potongan video ceramah Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz berjudul ‘Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?’ dengan tambahan kalimat: Tolol tingkat kadal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sebagian banyak warganet pun mengecam Eko Kuntadhi, terutama dari kalangan NU. Ning Imaz adalah ulama perempuan muda NU dan bagian dari keluarga besar pondok pesantren tua di Jawa Timur, yaitu Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri. Ning Imaz adalah suami dari Gus Rifqil Moeslim.

Pengurus Wilayah NU Jawa Timur juga mengambil sikap atas cuitan Eko Kuntadhi yang dinilai menghina Ning Imaz. Bahkan, NU Jatim menyiapkan langkah hukum terhadap Eko Kuntadhi.

"Langkah hukum sedang disiapkan PWNU Jatim,” kata Ketua Media Center NU Jatim Syukron Dosi, Rabu (14/9/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Langkah hukum tersebut akan dilakukan NU Jatim apabila Eko tidak segera meminta maaf, baik kepada keluarga Ning Imaz, maupun kepada masyarakat luas.

Syukron mengatakan, berdasarkan informasi yang dia peroleh, Eko Kuntadhi akan sowan ke Ning Imaz untuk meminta maaf secara langsung pada Kamis besok.

"Kami masih menunggu lampu hijau dari keluarga Ning Imaz," ujar pria yang juga Wakil Sekretaris PWNU Jatim itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Eko sampai saat ini belum menanggapi protes yang dilayangkan banyak pihak. Dia memang menghapus cuitan kontroversialnya itu, namun belum memberikan klarifikasi.

Padahal, suami Ning Imaz, Gus Rifqil, telah berkomentar di media sosial dan mengundang Eko untuk kopdar, berdiskusi tentang tafsir Alquran yang membahas soal isi ceramah yang disampaikan Ning Imaz di video.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.