Kamis, 18 Jun 2026 22:49 WIB

20 Tahun Lebih Tak Berganti Cat, Gedung 8 Pemkab Ponorogo Mulai Dipercantik

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 13 Sep 2022 17:18 WIB
Gedung 8 Pemkab Ponorogo yang bakal dicat ulang (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Gedung 8 Pemkab Ponorogo yang bakal dicat ulang (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Setelah 20 tahun lebih, Graha Krida Praja atau Gedung 8 Pemkab Ponorogo, kini dipercantik. Gedung yang digunakan bupati ngantor itu bakal diganti warna catnya.

"Untuk pengecetan lantai 8, prosesnya dari pertama perencanaan, lelang lalu diserahkan ke ULP (Unit Layanan Pengadaan)," ujar Kabag Umum Pemkab Ponorogo, Heru Budi Santoso, Selasa (13/8/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Heru menyebut bahwa sudah ada pemenangnya. Per Minggu pekan lalu sudah dilakukan pemasangan scaffolding, tangga untuk naik atas hingga contoh cat.

"Itu sudah dipilih pak bupati mana yang dikehendaki pak bupati dari beberapa contoh itu," ujarnya.

Sebelum dicat, akan dilakukan pengelupasan cat yang lama secara total, keliling mulai kantor depan, penghubung dan lantai 8 dari atas ke bawah. Sedangkan untuk tempat parkir, bakal disterilkan ketika pengerjaan sudah dimulai.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Menurutnya, proses pengecatan dasar dan sealer cat akan dilakukan dua kali. Hal itu untuk menutupi bagian yang rusak, retak-retak agar tidak terlihat.

"Kemudian pengecetan tiga sampai empat lapis warna putih kuning keemasan. Setelah pengelupasan dasar dua minggu ke depan," tegasnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Dana yang digunakan adalah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp822 juta.

"Dari berdiri sekitar Tahun 2000, gedung ini belum pernah dicat ulang. Kecuali bagian bawah yang mengelupas. Sehingga warnanya tidak sama," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.