Jumat, 12 Jun 2026 18:24 WIB

Imbas BBM Naik, Ini Tarif Baru Angkutan Jeep Wisata Gunung Bromo

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 13 Sep 2022 13:16 WIB
Deretan Jeep Hardtop Wisata Gunung Bromo. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)
Deretan Jeep Hardtop Wisata Gunung Bromo. (Foto: Moch. Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Angkutan mobil Jeep Hardtop wisata Gunung Bromo di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mengalami penyesuaian tarif akibat kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Kenaikannya hanya sekitar Rp50 ribu.

"Imbas kenaikan BBM ini ada penyesuaian tarif. Kenaikannya hanya Rp50 ribu," jelas anggota Paguyupan Hardtop Brang Kulon Tengger Pasuruan, Singgih, Selasa (13/9/2022).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Yoga yang juga salah seorang driver mengatakan, sebelum BBM naik, sewa 1 unit Jeep seharga Rp600 ribu untuk sekali trip. Dengan penyesuaian tarif sebesar Rp50 ribu, jadi total sewa 1 unit Jeep menjadi Rp650 ribu untuk sekali trip.

"Untuk startnya bisa di rest area wisata di samping Kantor Kecamatan Tosari, atau bisa juga di rest area Pendopo Agung Desa Wonokitri," ucap Yoga.

Terkait tiket memasuki wisata alam Gunung Bromo bisa diorder secara online melalui web yang disediakan manajemen Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Namun, jika pengunjung kesulitan, order tiket wisata bisa dibantu oleh driver Jeep Hardtop.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

"Kalau tiketnya booking online di webnya TNBTS. Kalau kesulitan bisa kami bantu. Untuk harganya kalau weekend sekitar Rp35 ribu per orang. Kalau hari biasa harganya Rp30 ribu," lanjutnya.

Untuk rute trip wisata yang ditempuh baik dari rest area ataupun di pendopo agung semuanya sama. Wisatawan akan terlebih dahulu dibawa ke spot penanjakan untuk menikmati keindahan Gunung Bromo dan lautan pasir yang mengelilinya.

Baca Juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

Setelah itu, pengunjung akan dibawa turun langsung ke Bukit Teletabies, lalu ke pasir berbisik dan setelah ke kawah, kemudian pulang ke rest area atau pendop agung.

"Biasanya kalau ingin menikmati sunrise di penanjakan, start dari rest area pukul 03.00 WIB. Kembalinya sekitar pukul 10.00 WIB sampai. Kalau sampai pukul 12.00 WIB lebih ya biasanya pengunjung beri tambahan uang makan untuk driver. Kalau pengunjung yang menghindari angin, biasanya start berangkat dari rest area sekitar pukul 07.00 WIB," tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.