Kamis, 18 Jun 2026 15:46 WIB

BBM Naik dan Orderan Sepi, Driver Ojol Perempuan di Kediri Nyambi Jualan Donat

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 13 Sep 2022 09:44 WIB
Tanti Krisnawati menunjukkan bomboloni buatannya.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Tanti Krisnawati menunjukkan bomboloni buatannya.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turut berdampak terhadap driver ojek online (ojol). Selain biaya operasional yang bertambah, orderan juga semakin sepi. Seperti halnya dirasakan Tanti Krisnawati. Perempuan asal Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri itupun nyambi jualan donat dan bomboloni demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Membuat kue sebenarnya hobi ibu dua anak tersebut. Tanti sempat mencoba menjualnya saat pandemi Covid-19. Namun tak berlangsung lama. Saat ini, Tanti Krisnawati semakin fokus untuk mengembangkan bisnis sampingannya di tengah merosotnya orderan ojek online dari hari ke hari. Baik makanan maupun antar-jemput.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

“Ojek sudah tidak pasti sekarang. Kadang ramai, kadang sepi. Tapi lebih cenderung ke sepi. Makanya saya nyambi-nyambi jualan,” kata Tanti Krisnawati, Selasa (13/9/2022).

Kini untuk mendapatkan Rp100.000 saja per hari, menurut Tanti Krisnawati sudah sangat berat. Belum lagi dengan kenaikan harga BBM yang memaksanya mengeluarkan modal lebih.

“Saat ini konsumsi BBM bisa sampai Rp40.000 sehari,” tambahnya.

Baca Juga: Pensiunan Guru SMA di Kediri Cabuli 12 Bocah, Ngaku Dipengaruhi Makhluk Gaib

Membuat donat dan bomboloni dilakukan Tanti Krisnawati di pagi hari sebelum keluar menarik ojek. Selain menerima pesanan, donat dan bomboloni merk Lovely juga dititipkannya ke sejumlah warung. Jika ramai bisa habis dalam sehari.

“Bikin pagi hari, nanti dititipkan ke warung. Siang-sore baru narik (ojek),” tambah Tanti Krisnawati.

Baca Juga: BBM Gratis untuk 150 Ojol Warnai HUT Surabaya ke-733

Sehari, Tanti Krisnawati membuat 1-2 kg adonan. Dia menjualnya per paket. Isi 6 donat dijualnya Rp16.000. Untuk bomboloni isi 6, dijual Rp10.000 hingga Rp22.000 tergantung isian, selai atau glaze. 

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.