Rabu, 17 Jun 2026 06:02 WIB

Gegara Ditanya Menelepon Siapa, Suami di Sidoarjo Bakar Istri dan Anak

ilustrasi
ilustrasi

Sidoarjo - Gegara pertanyaan sepele sedang menelepon siapa, seorang suami di Sukodono Sidoarjo emosi dan tega membakar istri dan anak.

Pria sadis itu adalah MT (30) warga Sukodono, Sidoarjo. Ia tega menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) ke arah istrinya WS (29) yang sedang memandikan anaknya AP (7) di kamar mandi. MT lalu menyulutnya dengan melempar korek api yang menyala. 

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (11/9/2022) pagi.

Kerabat korban yang melaporkan hal ini ke kepolisian memaparkan bahwa semula cekcok diawali saat korban menanyakan kepada suaminya sedang menelepon siapa. Dari pertanyaan itu timbul cekcok.

Beberapa saat ketika WS memandikan P di kamar mandi, tiba-tiba MT menyiram BBM ke arahnya lalu tanpa pikir panjang MT melemparkan korek api yang menyala ke kedua korban hingga terbakar.

Toyib warga sekitar saat ditemui memaparkan kedua korban dari dalam rumah sempat meminta tolong. Hal itu terlihat dari lambaian tangan korban dari kaca rumah.

“Saat sesudah dibakar itu, istrinya minta tolong. Tetangga dekat rumah itu dengar dan lihat tapi ndak berani nolongin karena takut dihajar suami atau pelaku ini yang terkenal tempramen,” ujar Toyib, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tak berselang lama pelaku membawa istri dan anak-anaknya keluar untuk diobatkan ke klinik terdekat.

“Nah dari situ, keluarg korban ndak terima dan melaporkan kejadian ini ke polisi. Info dari warga itu suaminya sempat melarikan diri dan marah serta ngancam saat di klinik itu katanya jangn ada yang melaporkan,” imbuhnya.

Masih dikatakan Toyib, suami korban memang dikenal tempramen dan suka memukuli korban serta anak-anaknya. Namun warga sekitar tidak ada yang berani melerai.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

“Jadi MT itu menikah dengan WS punya dua anak yang masih kecil umur 2 tahun, dan 4 tahun. Nah yang dianiaya ini anak tiri dari istri dengan suaminya yang dulu. Yang gede sendiri jadi korban ini umurnya 7 tahun,” katanya.

Dari kejadian tersebut, WS mengalami luka bakar di kedua kakinya. Sedangkan AP, anaknya mengalami luka bakar di kaki kanan dan pantatnya. Keluarga korban juga sudah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian Sidoarjo.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi terkait hal ini hingga pemberitaan ini ditulis, belum kunjung merespons.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.