Minggu, 14 Jun 2026 09:48 WIB

Lilik Budi Bagikan Tips Sukses Budidaya Kopi di Dataran Rendah Bojonegoro

Lilik Budi Witoyo saat menjelaskan cara menanam pohon kopi di kebun kopi miliknya. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Lilik Budi Witoyo saat menjelaskan cara menanam pohon kopi di kebun kopi miliknya. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Lilik Budi Witoyo, warga Desa Tlogohaji, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro membagikan tips sukses menanam pohon kopi di dataran rendah.

Bermula dari kecintaannya pada kopi sejak 2018, Budi mencoba berbagai metode hingga menemukan formulasi yang pas untuk menanam pohon kopi dengan penyesuaian kondisi alam Bojonegoro.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Jungkir balik prosesnya dilalui Budi dengan tekun. Mulai dari proses pengolahan tanah, mengatasi problem cuaca, hingga menghasilkan ceri kopi yang dapat diolah menjadi biji kopi berkualitas bernilai ekonomi tinggi.

Menurut Budi yang juga pemilik kebun kopi di Kecamatan Sumberrejo, sebelum melakukan penanaman pohon kopi, petani harus lebih dulu membersihkan lahan dari gulma dan akar sisa tanaman liar. Tujuannya agar tumbuh kembang pohon kopi tidak terganggu.

Untuk kondisi tanah patisol seperti di Bojonegoro, perlu treatment khusus dengan membuat kompos dari bahan organik seperti pelepah pisang, dedaunan, kotoran kambing atau sapi dan sekam padi. Kemudian difermentasi dengan ditambahkan dekomposer.

"Setelah lahan siap dapat dilakukan penanaman dengan metode punggem, dengan membuat lubang tanam dengan jarak 2,5 meter pada setiap pohonnya, untuk memulai menanam paling cocok dilakukan pada awal musim penghujan," ujarnya, Minggu (11/9/2022).

Baca Juga: Permintaan Pasar Tinggi, Peluang Usaha Ternak Puyuh di Probolinggo Masih Terbuka

Sementara untuk mengatasi kondisi cuaca Bojonegoro yang panas, perlu dipersiapkan tanaman peneduh di sekitar pohon kopi. Hal tersebut untuk mengurangi terik matahari secara langsung serta daun yang gugur dari pohon peneduh juga sebagai pupuk alami.

"Untuk pohon peneduh, dapat menggunakan pohon sengon, lamtoro, duren, kelor dan pete, sementara untuk bibit kopi bisa membeli bibit siap tanam atau menyemai, yang paling kuat jenis robusta, tapi varietas yang lain juga bisa," jelasnya.

Ngadi, Ketua Kelompok Tani setempat menambahkan, untuk perawatan pohon kopi perlu memperhatikan kebutuhan air yang cukup.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

"Penyiraman dilakukan 1 kali sehari saat musim kemarau, untuk menjaga kelembaban tanah pada saat musim kemarau bisa menggunakan penutup mulsa organik sekaligus menambah unsur hara. Namun bila musim hujan tidak perlu disiram," beber Ngadi.

Ngadi berharap penelitian pengembangan perkebunan kopi dapat memunculkan potensi pertanian dan perkebunan baru, seperti lahan di sekitar pekarangan rumah masyarakat yang dapat dimanfaatkan untuk menanam kopi.

"Harapannya ke depan pekarangan rumah masyarakat dapat dimanfaat untuk menanam kopi sehingga bisa menjadi alternatif usaha bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.