Kamis, 18 Jun 2026 13:28 WIB

Kasus Tewasnya Santri di Sidoarjo, 11 Bulan Berlalu Masih P19

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Sidoarjo - Kasus tewasnya santri salah satu pondok pesantren di Sidoarjo sudah 11 bulan berlalu sejak Oktober 2021. Tapi proses hukumnya masih tahap P19 atau berkas dikembalikan untuk dilengkapi.

Pelimpahan kasus tersebut dari Polresta Sidoarjo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo belum kunjung ada perkembangan. Pihak Polresta Sidoarjo hingga saat ini masih belum melakukan pelimpahan tersangka ke kejaksaan lantaran masih harus melengkapi berkas.

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

"Tahapannya masih P19 terakhir, belum P21. Jadi berkas sudah diperiksa jaksa lalu dikembalikan untuk dilengkapi lagi berkasnya ke penyidik polresta," ujar Kasi Intel Kejari Sidoarjo Aditya Rakatama, Sabtu (10/9/2022)

Aditya menambahkan, pihaknya masih menunggu adanya perihal kelanjutan proses berkas perkara tersebut.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Nanti kalau sudah ada informasi lagi saya kabari. Sementara ini masih P19," imbuhnya.

Seperti diberitakan jatimnow.com sebelumnya, kasus pengeroyokan lima santri di Ponpes Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, terjadi pada Senin (11/10/2021). Terduga pelakunya sesama santri.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Kelima orang santri yang jadi korban adalah MZA (15), F (15) AN (14), KS (15), dan RD (15). Pengeroyokan dipicu lantaran para korban diduga mencuri uang salah seorang santri senior di pondok pesantren. Hal ini kemudian memantik emosi dan akhirnya terjadi pengeroyokan oleh tersangka berinisial AB bersama teman-temannya kepada lima korban.

Mirisnya, salah satu korban pengeroyokan berinisial MZA harus menghembuskan napas terakhir setelah sempat dirawat di RSUD Sidoarjo. Sementara untuk korban lainnya dilaporkan mengalami sejumlah luka di tubuh.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.