Senin, 15 Jun 2026 22:37 WIB

Jembatan Glendeng Mangkrak, Pemkab Tuban Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Anggota Komisi D DPRD Jatim Nur Azis. (Foto: Dok)
Anggota Komisi D DPRD Jatim Nur Azis. (Foto: Dok)

Surabaya - Anggota Komisi D DPRD Jatim Nur Azis meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban ikut bertanggung jawab membangun Jembatan Glendeng, yang menghubungkan antara Bojonegoro dan Tuban.

Jembatan Glendeng yang telah ditutup kembali pada Minggu 22 Mei 2022 lalu, diketahui mengalami longsor. Tanah longsor itu mengakibatkan pondasi dan tembok penahan tanah jembatan mengalami retak kembali, sehingga dikhawatirkan ambruk setiap saat.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Untuk merinci kewenangan pembangunan jembatan tersebut, Komisi D DPRD Jatim telah mengundang dan meminta penjelasan Bappeda Jatim.

"Harapan kami Bappeda mengumpulkan perwakilan jajaran Pemerintah Tuban dan Bojonegoro, terkait jembatan itu," ucap Nur Azis, Rabu (7/9/2022).

Politisi PKB itu juga menambahkan, kejelasan pembangunan Jembatan Glendeng harus dipertegas oleh Pemprov Jatim, agar aktivitas penduduk disekitar bisa kembali maksimal.

"Karena tanpa kejelasan, ini akan menjadi monumen, saya katakan monumen karena selama ini tidak ada pembangunan karena terkendala teknis administrasi," imbuh wakil rakyat dari Dapil Tuban dan Bojonegoro ini.

Sementara Kepala Bappeda Jatim, M Yasin mengungkapkan beberapa kali pihaknya telah melalukan pertemuan dengan Bupati Tuban dan Bupati Bojonegoro untuk membuat kesepakatan pembangunan jembatan tersebut.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Pertama kami cek bahwa memang semua tidak mencatat, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota. Tapi karena berdasarkan kewenangan ini kabupaten/kota maka kami berusaha mendudukkan Bupati Tuban dan Bupati Bojonegoro," ucap Yasin.

Berdasarkan pertemua dua kepala daerah itu, pihaknya mendapat kesimpulan bahwa Pemkab Tuban tak memiliki kemampuan fiskal untuk berpartisipasi membangun Jembatan Glendeng.

"Sampai mencapai kesepakatan jika Bupati Bojonegoro siap untuk membangun dengan risiko pembiayaan dari APBD Kabupaten Bojonegoro," terang pria kelahiran Bojonegoro itu.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

"Akhirnya kami proseslah ke Jakarta, sampai minta surat, kami buatkan berita acara. Intinya Tuban siap menyerahkan kewenangan ini ke Kabupaten Bojonegoro, provinsi menyampaikan bahwa ini kewenangan Tuban dan Bojonegoro, tapi begitu penandatanganan Bupati Tuban tidak mau karena Tuban ingin berpartisipasi di situ," sambung Yasin.

Yasin juga mengungkapkan beberapa kali DPRD Kabupaten Tuban telah datang kepadanya dan meminta agar pembangunan Jembatan Glendeng diambil alih oleh Pemprov Jatim, sebelum dirinya membangun kesepakatan antara Bupati Bojonegoro dan Bupati Tuban.

"Tuban DPRD nya sudah dua kali ke Bappeda, permintaannya diambil alih oleh Provinsi karena tidak mampu. Loh ini (Bojonegoro) mampu kok, bahkan menawarkan," jelas Yasin.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.