Kamis, 18 Jun 2026 01:42 WIB

Dugaan Penganiayaan Santri Gontor, Polres Ponorogo Terjunkan Tim ke Palembang

ilustrasi
ilustrasi

Ponorogo - Polres Ponorogo menerjunkan tim ke Palembang, Sumatera Selatan. Hal itu dilakukan untuk mendalami kasus kematian AM (17) santri Ponpes Modern Darrusalam Gontor asal Palembang yang meninggal akibat mengalami tindakan penganiyaan.

"Hari ini tim dari Satreskrim berangkat ke sana (Palembang)," ungkap Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, Rabu (7/9/2022) pagi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dia menjelaskan bahwa tujuannya adalah berkoordinasi dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Sumatera Selatan. Sekaligus akan melakukan autopsi terhadap tubuh korban.

"Tm ke Palembang untuk koordinasi dengan keluarga dan Biddokes. Setelah diizinkan ya kita lakukan autopsi,” bebernya mantan Kapolres Kota Batu tersebut

Sebelumnya, Satreskrim Polres Ponorogo telah melakukan olah TKP dan pra-rekonstruksi dugaan penganiayaan berujung tewasnya AM, santri Ponpes Modern Darussalam Gontor, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Olah TKP itu digelar sekitar pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Beberapa lokasi didatangi anggota Satreskrim Polres Ponorogo, mulai tempat Pramuka yang ada di lingkungan Ponpes hingga IGD salah satu rumah sakit.

"Total adegan ada 50 yang sudah dirangkum dari awal sampai akhir di IGD," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Dari puluhan adegan itu, salah satu contohnya adalah penjemputan korban. Juga ada adegan dari kegiatan sampai korban meninggal dunia di IGD rumah sakit.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Sedangkan barang bukti yang dibawa meliputi pentungan, air mineral, minyak kayu putih dan becak. Sementara barang bukti dari korban sudah dibawa ke Palembang.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.