Selasa, 16 Jun 2026 05:35 WIB

Nilai Tukar Petani Jatim Naik, Gubernur Khofifah Berharap Bisa Ditingkatkan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menanam padi bersama petani.(Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menanam padi bersama petani.(Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur (Jatim) mencatatkan Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang dirilis 1 September 2022, NTP Jatim pada Agustus 2022 naik dari bulan sebelumnya sebesar 0,66 persen. Yaitu, dari 102,66 menjadi 103,33. Sementara perkembangan NTP Agustus 2022 (year-on-year) juga mengalami kenaikan sebesar 3,27 persen, yaitu dari 100,06 menjadi 103,33.

Atas peningkatan NTP, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukurnya. Sebab NTP merupakan tolok ukur kemakmuran petani. NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib).

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Alhamdulillah, nilai tukar petani Jawa Timur di Agustus 2022 makin terdongkrak. Nilainya naik dari 102,66 menjadi 103,33. Begitu juga perbandingan dengan Agustus 2021 juga mengalmi peningkatan sebesar 3,27. Salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani di daerah perdesaan adalah indikator NTP ini," ungkapnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (7/9/2022).

Gubernur Khofifah berharap agar kenaikan NTP dapat dijaga, bahkan ditingkatkan. Pasalnya, petani adalah agen ekonomi yang sangat berpengaruh. Baik sebagai produsen maupun konsumen.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Para petani ini agen ekonomi yang perannya besar. Mereka produsen dan konsumen sekaligus. Para petani produksi hasil pertanian. Kemudian hasilnya dijual, dan di sini petani juga sebagai konsumen yang membeli barang dan jasa untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari dan biaya produksi," katanya.

"Karena itu, kesejahteraan petani sangat berperangruh terhadap banyak bidang. Seperti tingkat kemiskinan, produksi pangan, dan pertumbuhan pedesaan. Semoga dengan kerja sama dari berbagai pihak, angka ini bisa senantiasa kami pertahankan, bahkan kami tingkatkan,” imbuhnya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Sementara itu, Kepala BPS Jatim Dadang Hardiawan dalam rilisnya menjelaskan bahwa Agustus ini ada empat subsektor pertanian yang menjadi bukti kenaikan NTP. Kenaikan NTP terbesar terjadi pada subsektor tanaman pangan sebesar 4,26 persen, dari 97,09 menjadi 101,23. Diikuti subsektor tanaman perkebunan rakyat yang juga mengalami kenaikan sebesar 0,73 persen, jumlahnya naik dari 103,12 menjadi 103,88.

Selain itu juga ada subsektor peternakan yang mengalami kenaikan sebesar 0,46 persen, dari angka 102,47 menjadi 102,94. Terakhir, subsektor perikanan sebesar 0,02 persen yang mengalami peningkatan dari 103,00 menjadi 103,03.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.