Sabtu, 20 Jun 2026 08:03 WIB

Tim Kepresidenan Kampanyekan Bahaya Hoaks Jelang Pemilu di Universitas Madura

Tiga Pakar Tim Kepresidenan menyampaikan bahaya penyebaran informasi hoax di Universitas Madura. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Tiga Pakar Tim Kepresidenan menyampaikan bahaya penyebaran informasi hoax di Universitas Madura. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Pamekasan - Tim Kepresidenan datang ke Madura mengampanyekan bahaya penyebaran informasi hoaks dan dampaknya di Universitas Madura Pamekasan, Selasa (6/9/2022).

Mereka menjadi pemateri kuliah tamu dengan tema "Distopia Hoax and Public Fallacy" yang digelar Fakultas Ilmu AdministrasiAdministrasi Universitas Madura.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

Tiga pakar kepresidenan yang hadir diantaranya, Ketua Tim Pengamanan IT Presiden sekaligus Pakar Siber dan Direktur CISSREC, Dr. Pratama Dahlian Persadha, Tim Komunikasi Presiden sekalipun Pakar Konflik dan Sekjen APSSI, Novri Susan, dan Reviewer Kemiristek dikti RI sekaligus Pakar Media dan Ruang Publik, Dr. Nunik.

Ketiga pembicara menyampaikan bahaya penyebaran informasi hoaks. Termasuk mengajak mahasiswa untuk tidak menyebarkan dan terpengaruh informasi hoaks itu.

Sebab, menjelang Pemilu 2024 diprediksi akan banyak bermunculan influenser hitam, buzzer politik dan berita hoaks. Sehingga kampus menjadi salah satu lembaga untuk mengantisipasi dampak informasi hoaks.

Ketua Tim IT Presiden, Dr. Pratama Dahlian Persadha memgatakan, kampus menjadikan kader perubahan yang bisa menyaring informasi di internet. Sehingga mampu menetralisir informasi hoaks yang merugikan.

"Peran mahasiswa dalam menyaring informasi hoaks sangat penting," katanya.

Dikatakan, pemerintah sudah memiliki sistem yang bisa mendeteksi infomasi hoaks. Baik negative campaign dan black campaign. Namun, pemerintah belum memiliki kuasa menghilangkan konten hoax dari dunia siber.

Baca Juga: Poros Muda NU Kecam Fitnah Amien Rais ke Presiden Prabowo dan Letkol Teddy

Dikatakan, saat ini pemerintah dituntut memiliki kekuatan untuk bisa melakukan penghapusan akun jika terbukti pemilik akun melakukan penyebaran informasi hoaks.

"Makanya adanya iklan politik harus jelas siapa pemasangnya. Sehingga jika ada informasi tidak benar bisa terdeteksi sumbernya," katanya.

Sehingga, pada pemilu 2024 nanti adalah pesta demokrasi yang tenang butuh peran mahasiswa. Sehingga, kampus dituntut menjadi aktor intelektual meluruskan koridor politik yang tidak benar.

Di lokasi yang sama, Tim Komunikasi Presiden, Novri Susan menyampaikan, penyebaran informasi hoaks sangat merugikan. Sehingga, mahasiswa menjadi aktor penangkal hoaks dan meluruskan informasi yang salah.

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

"Tidak semua hal bisa dikontrol oleh pemerintah. Sehingga tetap ada ruang kebabasan di ruang publik untuk menyampaikan aspirasi," katanya.

Menurutnya, informasi hoaks bisa berkembang akibat aktor individu. Bahkan, aktor kelembagaan juga bisa terjadi. Namun, pihaknya memastikan tidak ada aktor dari lembaga pemerintah.

Rektor Universitas Madura, Dr. Faisal Estu Yulianto tidak menampik banyak buzzer dan influenser hitam jelang Pemilu. Sehingga, kegiatan itu menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menjaring informasi.

"Kegiatan ini adalah bekal positif bagi mahasiswa menjelang pemilu. Mereka pasti sudah mengetahui mana informasi hoaks dan informasi positif," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.