Kamis, 18 Jun 2026 17:20 WIB

Dugaan Penganiayaan di Ponpes Gontor Tak Langsung Dipolisikan, Begini Alasannya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Sep 2022 10:31 WIB
Pintu masuk Ponpes Modern Darussalam Gontor.(Mita Kusuma/jatimnow.com)
Pintu masuk Ponpes Modern Darussalam Gontor.(Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Ponpes Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, menjadi sorotan. Ini setelah mencuatnya kasus dugaan penganiayaan hingga menewaskan seorang santri berinisial AM asal Palembang. Kejadian nahas pada 22 Agustus 2022 lalu tidak langsung dilaporkan ke polisi. Pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor baru melaporkan secara resmi pada 5 September 2022.

“Dulu sebelum masuk ke Gontor, ortu atau bapak telah menandatangani surat penyerahan anak ke pondok. Ada poin kesanggupan, salah satunya tidak membawa ke ranah hukum,” ujar juru bicara Ponpes Gontor Ustad Noor Syahid, Selasa (6/9/2022)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Tetapi pada akhirnya, pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor sepakat melaporkan ke polisi. Sebab kasus sudah viral melalui Instagram pengacara kondang Hotman Paris.

Sebenarnya keluarga korban meminta pihak Ponpes Modern Darussalam Gontor untuk menjembatani dengan terduga pelaku. Hal itu sudah ditanggapi, dan kedua belah pihak bakal dipertemukan.

“Tetapi lalu viral kemarin. Ya sudah lah, kami laporkan secara resmi kepada Polres Ponorogo,” pungkas Ustad Noor Syahid.

Sebelumnya, tangis seorang ibu pecah di hadapan pengacara kondang Hotman Paris. Ibu yang menggunakan jilbab itu curhat bahwa anaknya meninggal diduga karena penganiayaan. Anaknya adalah seorang santri di salah satu pondok ternama Ponorogo. Dugaannya, sang anak tewas karena dianiaya.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Video tersebut kemudian diunggah di Instagram pribadi Hotman Paris dan menjadi viral. Dalam video unggahan tersebut terdengar aduan sang ibu.

“Dia anak yang berprestasi, bang,” ujar sang ibu seperti yang didengar jatimnow.com.

Di unggahan lainnya, Hotman Paris menyentil Kapolda Jawa Timur.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

"Bapak Kapolda Jawa Timur mohon segera dilakukan penyelidikan atas meninggalnya anak Ibu Soimah,” sebut Hotman.

Adalah Albar Mahdi, santri yang mengalami dugaan penganiayaan hingga tewas. Korban merupakan santri kelas lima atau setara dengan kelas 11 SMA. Korban tercatat sebagai santri di ponpes yang ada di Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Korban tewas tersebut dipulangkan ke orang tuanya di Palembang, dan telah dimakamkan pada 22 Agustus 2022.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.