Minggu, 21 Jun 2026 03:50 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Ponpes Gontor Ponorogo, Korbannya 3 Santri

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Sep 2022 09:09 WIB
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo.(Foto: Mita Kusuma)
Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo.(Foto: Mita Kusuma)

Ponorogo - Polisi terus mendalami kasus penganiayaan di Ponpes Modern Darussalam Gontor, Ponorogo. Fakta demi fakta pun mulai terkuak. Rupanya tidak hanya AM yang menjadi korban penganiayaan hingga akhirnya meninggal dunia. Masih ada 2 santri lainnya yang turut menjadi korban.

“Total ada 3 santri, termasuk korban AM. Untuk yang 2 santri luka-luka,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Namun hingga kini belum ada yang ditetapkan tersangka. Polisi masih terus melakukan pemeriksaan. Pelakunya diduga santri dan senior korban di pesantren tersebut.

"(Pelaku) yang pasti belum (diamankan), kami akan lakukan proses," katanya.

Sebelumnya, tangis seorang ibu pecah di hadapan pengacara kondang Hotman Paris. Ibu yang menggunakan jilbab itu curhat bahwa anaknya meninggal diduga karena penganiayaan. Anaknya adalah seorang santri di salah satu pondok ternama Ponorogo. Dugaannya, sang anak tewas karena dianiaya.

Video tersebut kemudian diunggah di Instagram pribadi Hotman Paris dan menjadi viral. Dalam video tersebut terdengar aduan sang ibu.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

“Dia anak yang berprestasi, bang,” ujar si ibu seperti yang didengar jatimnow.com.

Di unggahan lainnya, Hotman Paris menyentil Kapolda Jawa Timur.

"Bapak Kapolda Jawa Timur mohon segera dilakukan penyelidikan atas meninggalnya anak Ibu Soimah,” sebut Hotman.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Adalah Albar Mahdi, santri yang mengalami dugaan penganiayaan hingga tewas tersebut. Korban merupakan santri kelas lima atau setara dengan kelas 11 SMA. Korban tercatat sebagai santri di ponpes di Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Korban tewas dipulangkan ke orang tuanya di Palembang dan telah dimakamkan pada 22 Agustus 2022.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.