Senin, 22 Jun 2026 00:27 WIB

Penjual Mainan Nekat Nyolong Tas Guru saat Karnaval TK di Lamongan

Penjual mainan anak di Lamongan saat diamankan Polisi. (Foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)
Penjual mainan anak di Lamongan saat diamankan Polisi. (Foto: Humas Polres Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Bukannya mengais rezeki halal, seorang penjual mainan malah nekat mencuri tas milik seorang guru saat kegiatan karnaval TK di Dusun Telogo Gede, Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Alhasil, penjual mainan bernama Lilin Adwijayanto (32) warga Desa Balongwangi, Kecamatan Tikung, Lamongan itu harus berurusan dengan polisi yang bergerak setelah menerima laporan dari korban.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Tindak pencurian ini terungkap dari firasat emak-emak yang mencurigai terduga pelaku mencuri sebuah tas milik salah seorang guru di TK tersebut," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan, Iptu Anton Krisbiantoro, Senin (29/8/2022).

Dijelaskan Anton, kronologi pencurian bermula saat para wali murid dan guru usai menggelar karnaval anak pada Sabtu lalu. Saat hendak mengabadikan momen dengan berfoto, korban Ririn Maslu'ah (33) meletakkan tas di belakang sebuah banner.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Setelah foto dan anak-anak TK hendak membubarkan diri, tas yang sebelumnya diletakkan oleh korban seketika hilang. Sempat dicari tapi tak membawakan hasil," ujarnya.

Emak-emak dengan segala "kedigdayaannya" itu seketika mencurigai seorang penjual mainan. Sempat mengelak, namun emak-emak terus bersih kukuh dan mendesak agar terduga pelaku membuka bagasi sepeda motor.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Ternyata firasat emak-emak itu terbukti dan menemukan sebuah dompet yang sebelumnya berada di dalam tas sudah dalam keadaan kosong.

"Dengan secuil bukti itu, perkara ini langsung dilaporkan ke Polsek setempat. Penjual mainan itupun mengakui jika telah mencuri tas milik," urainya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.