Sabtu, 20 Jun 2026 20:19 WIB

Khofifah Ajak Fotografer Turut Promosikan Keindahan Gunung Bromo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membuka Jambore Nasional Fotografer Indonesia (JNFI) 2022 di Pasir Berbisik, Gunung Bromo, Probolinggo, Jumat (26/8).(Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membuka Jambore Nasional Fotografer Indonesia (JNFI) 2022 di Pasir Berbisik, Gunung Bromo, Probolinggo, Jumat (26/8).(Foto: Humas Pemprov Jatim)

Probolinggo - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak para fotografer Indonesia turut mempromosikan keindahan Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Destinasi tersebut memiliki daya tarik wisata yang otentik bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Mulai dari view point, kawah Gunung Bromo, lautan pasir, dan padang savana.

"Saya percaya ungkapan 'One Picture is Worth a Thousand Words'. Sebuah foto atau gambar bisa bermakna, bisa berbicara, lebih banyak ketimbang kata-kata," ungkap Khofifah saat membuka Jambore Nasional Fotografer Indonesia (JNFI) 2022 di Pasir Berbisik, Gunung Bromo, Probolinggo, Jumat (26/8).

Baca Juga: Fenomena Bromo Bersalju Pertama di 2026 Hipnotis Wisatawan

"Kekuatan visual yang ditampilkan dari hasil jepretan teman-teman fotografer bisa menjadi bukti keindahan Bromo sehingga mampu menarik banyak wisatawan untuk datang ke sini. Tidak hanya Bromo, tapi berbagai destinasi wisata lain di Jawa Timur," sambungnya.

Khofifah menyebutkan, keindahan Indonesia sudah diakui dunia. Bahkan di Majalah Forbes 2022, Indonesia ditempatkan di peringkat pertama dalam daftar 50 negara terindah di dunia.

Daftar tersebut disusun berdasarkan jumlah keajaiban alam di setiap lokasi, terumbu karang dan hutan hingga gunung berapi, gletser, dan lainnya. Dari kajian negara terindah di dunia, Indonesia mendapatkan skor sebanyak 7,77 dari skala 10.

"Bromo adalah salah satu dari ribuan destinasi wisata Indonesia yang ikonik dan tidak dapat dijumpai di daerah lain. Bukan cuma keindahan alamnya, tapi juga budaya masyarakat Suku Tengger yang masih tetap memegang tradisi dan nilai-niai budaya luhur, warisan dari nenek moyang zaman Majapahit," paparnya.

Dalam acara JNFI 2022, Khofifah juga berkesempatan belajar memotret dari fotografer profesional Indonesia Darwis Triadi. Hasil foto berupa warga Bromo lengkap dengan kuda juga menjadi penanda dibukanya secara resmi JNFI 2022.

Baca Juga: Pameran Fotografi Anak SD di Wisma Jerman Sajikan Cara Unik Melihat Dunia

"Meski yakin, tidak yakin saat mau menjepret tadi. Saya seratus persen yakin bahwa keindahan Bromo ini nyata adanya. Diambil dari sudut manapun anglenya," selorohnya.

Khofifah juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas fotografer Indonesia yang telah memilih TNBTS khususnya Bromo sebagai tempat penyelenggaraan JNFI 2022. Diadakannya Jamnas di TNBTS memberikan kesempatan bagi fotografer Indonesia untuk mengeksplor kecantikan Bromo melalui berbagai angle dan suasana.

"Selamat datang dan terima kasih sudah menyenggarakan Jamnas di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Di tempat yang sangat eksotik ini teman-teman fotografer tidak akan merasa kehabisan angle untuk dipotret. Salam eksotik dari Bromo," ujarnya.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

Sebagai informasi, JNFI adalah jambore nasional pertama yang diadakan Yayasan Fotografer Indonesia. Jamnas yang dibuka pada 26 Agustus 2022, akan diisi dengan workshop dan hunting foto bersama. Selain itu juga digelar lomba foto dan pameran fotografi.

Sementara itu, Ketua Panitia JNFI 2022 Andi Kusnadi menyampaikan bahwa Jamnas merupakan impian bersama yang terwujud dari kepedulian fotografer Indonesia terhadap eksotisme alam. TNBTS secara langsung dipilih sebab merupakan ikon andalan dari Jatim dan Indonesia.

"Kami memilih Pasir Berbisik, Gunung Bromo sebagai lokasi Jamnas karena ikon ini menjadi ciri khas andalan Indonesia dan Jatim. Semoga gelora dan semangat untuk terus menyelenggarakan giat fotograri di tanah air kian meningkat," ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.