Rabu, 17 Jun 2026 23:17 WIB

Siswa SMKN 2 Jember Aniaya Teman, Pelaku Kesal Pacarnya Diajak Kencan

Pers rilis di Mapolres Jember.(Foto: Dwi Kuntarto Aji)
Pers rilis di Mapolres Jember.(Foto: Dwi Kuntarto Aji)

Jember - Pemeriksaan kasus siswa SMKN 2 Jember aniaya temannya hingga tewas berlanjut di kepolisian. Petugas memastikan motifnya karena cemburu. Kepada penyidik, pelaku berinisial MRR (16) mengaku merasa kesal kepada korban RAP (16) karena mengajak pacarnya berkencan.

"Jadi pelaku ini mengetahui melalui chat WA pacarnya, kalau korban mengajak kencan. Jadi kami pastikan motifnya adalah cemburu," ungkap Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo saat siaran pers di Mapolres Jember, Jumat ( 26/8/2022).

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Setelah itu, pelaku yang dibakar api cemburu mencari korban. Keduanya sempat mengobrol dan korban sudah meminta maaf. Namun karena emosi, pelaku tidak menerima maaf dan langsung menendang kepala bagian kanan korban.

Baca Juga: Sakit Hati Sering Diejek, Pria di Jember Tega Habisi Teman Sendiri

"Karena tendangan itu korban langsung jatuh dan pingsan,"imbuhnya.

Guna kepentingan pemeriksaan, polisi turut mengamakan sejumlah barang bukti. Antara lain satu telepon genggam milik korban yang ada chat dengan pacar pelaku. Disita pula pakaian pelaku dan korban. Dalam kasus ini, penyidik menerapkan pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya pidana maksimal 10 tahun penjara.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Saat ini kami lakukan penahanan kepada pelaku. Namun kami pisahkan dari yang dewasa. Selanjutnya menunggu hasil otopsi, karena hasilnya belum keluar. Dari situ baru kami bisa tetapkan," jelasnya.

Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak sekolah atas kejadian ini. Tujuannya agar bisa memberikan edukasi sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.