Rabu, 17 Jun 2026 02:12 WIB

Kukuhkan 3.489 Maba, Rektor Untag Surabaya Tekankan Persatuan dan Kesatuan

Para mahasiswa baru Untag Surabaya. (Foto: Farizal Tito)
Para mahasiswa baru Untag Surabaya. (Foto: Farizal Tito)

Surabaya - Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho mengukuhkan 3.489 mahasiswa baru (Maba) pada penutupan serangkaian kegiatan PKKMB 2022, Rabu (24/8/2022).

Dalam pidatonya, Rektor yang akrab disapa Prof Nug itu menekankan persatuan dan kesatuan kepada 3.489 mahasiswa baru yang berasal dari berbagai suku dan daerah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Mereka ini datang dari berbagai suku dan daerah ada yang dari Papua, Sumateran, Kalimantan, menganggap dirinya sendiri. Ternyata di Untag menyatu. Saya tekankan dari berbagai macam daerah dan suku maka melalui PKKMB inilai mereka mengenal Indonesia di Untag Surabaya," ujar Mulyanto Nugroho.

Dia mengaku bersyukur mahasiswa baru di kampusnya mengalami lonjakan mencapai 3.489 orang. Jumlah ini meningkat dibanding dua tahun terakhir.

Penerimaan paling banyak terdapat di Fakultas Ilmu Komunikasi, disusul Fakultas Psikologi dan Fakultas Teknik yang mencapai 1.000 orang.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Dengan banyaknya mahasiswa yang diterima tahun ini, Prof Nug memastikan jumlah rasio dosen dan mahasiswa berada di pertengahan ambang batas.

"Rasio dosen dan mahasiswa masih aman. Kita masih di batas ambang tidak minimal tidak maksimal. Seperti Fakultas Teknik inputnya 1.000 lebih rasio dosen kita diangka 1:30, sedangkan prodi-prodi Sosial di kisaran 1:40," tukasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Ketua Pelaksana PKKMB 2022, Dra. Ec. Ida Ayu Sri Brahmayanti, M.M., mengatakan program ini adalah momen penerimaan atas perbedaan. Artinya mahasiswa baru Untag Surabaya diharapkan saling merangkul, bersinergi, dan berkolaborasi untuk mencapai prestasi terbaik.

”Adik-adik mahasiswa baru harus selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan sebagai generasi muda penerus bangsa yang akan memajukan bangsa ini," ungkapnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.