Kamis, 18 Jun 2026 13:18 WIB

Petambak Sambat ke Pemkab Lamongan, Pupuk Subsidi Perikanan Belum Ada Kejelasan

Komisi B DPRD Lamongan saat audiensi mendampingi petambak dengan Pemkab Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Komisi B DPRD Lamongan saat audiensi mendampingi petambak dengan Pemkab Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Belum adanya solusi terkait penarikan pupuk bersubsidi bagi petambak di Lamongan memicu aksi demo maraton. Sekretaris Komisi B DPRD Lamongan, Ansori turut dalam auduiensi di Pemkab Lamongan.

Berdasarkan rapat kordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Manves) pada tanggal 19 Mei 2022 serta tanggal 8 Juni dan 13 Juni 2022 dengan Kemenko Bidang Perekonomian memberi angin segar pada petambak Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Pertemuan tersebut merekomendasikan agar kebutuhan pupuk subsidi perikanan tahun 2022 dapat diakomodir kembali oleh kementerian pertanian dengan memperhatikan usulan kebutuhan dari pemerintah daerah," terang Ansori, Rabu (24/8/2022).

Namun, jika membaca surat Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan nomor B.373/DJPB.D2/TU.210/VI/2022 per tanggal 15 Juni 2022 belum ada tindak lanjut dan masih menunggu pemenuhan dari Menteri Pertanian.

"Artinya sampai saat ini nasib pupuk subsidi perikanan itu pengelolaannya untuk tahun 2022 belum ada kejelasan," paparnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Melanjutkan hal itu, Ansori meminta agar Pemkab Lamongan lebih intens berkomunikasi dengan KKP dan Mentan. Ia pribadi merasa prihatin lantaran kebutuhan petambak Lamongan tak mencukupi.

"Dampaknya tidak adanya pupuk akan mengakibatkan pertumbuhan ikan lambat dan merugikan para petambak, apalagi para petambak di daerah Bengawanjero selama ini sudah banyak mengalami kerugian akibat bencana banjir," terangnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyebut akan memperjuangkan nasib warganya. Melalui rapat kerja dengan DPR RI komisi 4 membahas hal sensitif ini yang digelar Kamis (24/8/2022) besok.

"Berbagai upaya terlah kita lakukan, kami terus mendorong juga mengajukan realokasi ke Pemprov Jatim," jawabnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.